Kades Allu Tarowang Jeneponto Dianiaya hingga Pelipis Mata Pecah

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Allu Tarowang Jeneponto Dianiaya hingga Pelipis Mata Pecah (Ilustrasi)

Kades Allu Tarowang Jeneponto Dianiaya hingga Pelipis Mata Pecah (Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Kades Allu Tarowang Jeneponto, Sulawesi Selatan, Mansur Ali dianiaya.

Mansur Ali diduga dianiaya oleh seorang warga Dusun Tanggakang, Desa Tarowang berinisial HL.

“Jadi TKPnya itu di Desa Pao, Tarowang, jadi Pelakunya warga Tarowang, tapi TKPnya di depan pasar Tarowang,” ujar sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan, Selasa (21/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden pemukulan itu bermula saat Kades Allu Tarowang Jeneponto melayat disalah satu rumah Warga di Desa Pao.

BACA JUGA :  Ketahuan Merokok, 2 Siswa SPN Dipukul dan Ditendang Senior di Polda NTT

Saat tiba di lokasi, Kades Allu Tarowang Jeneponto langsung dihajar habis-habisan hingga pelipis matanya pecah.

“Jadi turun dari mobil, korban langsung dihantam, jadi bukan satu kali tapi sering kali dipukul. Pokoknya nibajji mentongmi (dipukul) sampai alisnya pecah kena cincin yang digunakan jari tangan terduga pelaku,” terangnya.

Kades Allu Tarowang Jeneponto dianiaya oleh pelaku lantaran merasa kecewa anaknya tidak terpilih di Pileg 2024 lalu.

Dimana kala itu, terduga pelaku meminjamkan uang senilai Rp 50 juta kepada Kades Allu Tarowang Jeneponto saat Pilkades.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap 5 Preman Perusuh Diskusi Diaspora, 2 Ditetapkan Tersangka

Karena berutang budi kepada pelaku, korban pun berinisiatif membalas jasa tersebut dengan membantu anak terduga pelaku meraup suara signifikan di Desa Allu Tarowang Jeneponto.

Akan tetapi setelah Pileg berlangsung, suara yang diharapkan dinilai kurang memuaskan sehingga diduga kejadian ini memicu insiden pemukulan tersebut.

Padahal Kata dia, Kades Allu Tarowang Jeneponto sudah berupaya semaksimal mungkin mencarikan suara meski pun utangnya sudah lunas.

BACA JUGA :  Ngaku Emosi Aniaya PNS Kemenag, Oknum TNI Minta Maaf

“Jadi imbas dari Pileg kemarin modusnya ini, karena pak desa merasa dibantu saat Pilkades, sehingga niatnya ingin balas budi, akan tetapi harapannya ini pelaku tidak sesuai dengan hasil suara di desanya sehingga itulah menjadi motif pemukulan terhadap korban,” ujarnya

Kades Allu Tarowang Jeneponto kini dilarikan ke Puskesmas Togo-togo untuk mendapatkan perawatan medis sementara terduga pelaku langsung digiring ke Mapolres Jeneponto guna menghindari amukan massa. (***)

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Kuasa Hukum Wabup Gowa Bantah Punya Utang Miliaran ke Pengusaha Konstruksi
Media di Gowa Disomasi dan Di-RDP-kan Usai Berita Anggota DPRD Joget di “THM”
DPRD Luwu Utara Berbagi Kebaikan dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim
27 Siswa SMPN 3 Camba Maros Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki
Anggaran Program MBG di Sinjai Diduga Di-Mark Up, Mahasiswa Desak Polisi Selidiki
Diduga Tak Transparan, Hibah Masjid Rachita Rp400 Juta di Takalar Diminta Diusut
Gagal Tegakkan Hukum, Kasat Reskrim-Kanit Pidum Polres Bulukumba Diminta Dicopot
Luwu Raya Terbentur Moratorium, Karimuddin: Moratorium adalah Kebijakan Administratif

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:46 WITA

Media di Gowa Disomasi dan Di-RDP-kan Usai Berita Anggota DPRD Joget di “THM”

Senin, 16 Maret 2026 - 01:44 WITA

DPRD Luwu Utara Berbagi Kebaikan dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:20 WITA

27 Siswa SMPN 3 Camba Maros Diduga Keracunan Usai Bukber, Polisi Turun Selidiki

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:38 WITA

Anggaran Program MBG di Sinjai Diduga Di-Mark Up, Mahasiswa Desak Polisi Selidiki

Senin, 9 Maret 2026 - 02:44 WITA

Diduga Tak Transparan, Hibah Masjid Rachita Rp400 Juta di Takalar Diminta Diusut

Berita Terbaru