Garuda Asta Cita Serukan Soeharto Diakui Sebagai Pahlawan Nasional

Senin, 12 Mei 2025 - 18:38 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garuda Asta Cita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garuda Asta Cita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin.

Zonafaktualnews.com – Dukungan terhadap usulan gelar Pahlawan Nasional bagi Presiden ke-2 RI, Jenderal TNI (Purn) H. Soeharto, terus menguat.

Salah satunya datang dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garuda Asta Cita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, 12 Mei 2025, Burhanuddin menegaskan bahwa Soeharto telah meletakkan fondasi pembangunan nasional yang cemerlang dan dirasakan manfaatnya hingga kini.

“Pak Harto telah membangun negeri ini dari Pelita ke Pelita. Keberhasilannya nyata dan tidak bisa dinafikan. Sangat manusiawi dan bermartabat bila negara memberikan penghargaan kepadanya sebagai Pahlawan Nasional,” kata Burhanuddin yang juga dikenal sebagai advokat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

BACA JUGA :  Gaji Hakim Naik, GAN Apresiasi Presiden Prabowo

Pernyataan tersebut menanggapi langkah Kementerian Sosial RI dan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang tengah mengkaji usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto, yang memimpin Indonesia selama 32 tahun di era Orde Baru.

Menurut Burhanuddin, yang akrab disapa Om Boer, perjalanan demokrasi bangsa Indonesia tak bisa dilepaskan dari kontribusi setiap pemerintahan, termasuk era Soeharto.

“Setiap fase pemerintahan adalah bagian dari mozaik sejarah menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Burhanuddin mengajak seluruh elemen bangsa untuk melihat kiprah Soeharto secara jernih dan adil. Ia menekankan bahwa hasil dari kebijakan-kebijakan visioner Soeharto masih dirasakan hingga hari ini, terutama dalam bidang ekonomi, pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

BACA JUGA :  Garuda Asta Cita Nusantara Desak Penghentian Tambang Nikel di Raja Ampat

Indonesia, sebutnya, pernah mencapai swasembada pangan di tahun 1984 berkat intensifikasi dan modernisasi sektor pertanian, yang kemudian mendapat pengakuan internasional melalui penghargaan dari FAO.

Di sektor pendidikan, pembangunan SD Inpres yang masif menjadi tonggak pemerataan akses pendidikan dasar.

Sementara di bidang kesehatan dan pengendalian populasi, program Keluarga Berencana (KB) menjadi model sukses yang dicontoh banyak negara berkembang.

“Bahkan beasiswa Supersemar telah melahirkan banyak tokoh penting negeri ini—guru besar, teknokrat, jenderal, hingga pemimpin publik. Ini warisan yang tidak bisa dihapus dari sejarah,” terang Burhanuddin.

BACA JUGA :  Mahfud MD Sebut Jokowi Bisa Bernasib Sama Seperti Soeharto

Tak hanya itu, Garuda Asta Cita juga menilai bahwa peran strategis Soeharto dalam konsolidasi politik dan militer pasca 1965, serta stabilitas nasional yang dijaga selama pemerintahannya, menjadi faktor penting yang mendasari pengusulan gelar tersebut.

“Pak Harto adalah bagian dari sejarah besar bangsa ini. Sudah waktunya negara memberikan tempat yang layak atas jasa-jasanya dengan mengakui beliau sebagai Pahlawan Nasional,” pungkasnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aliran Dana Korupsi Dinkes Parepare Terkuak, Polda Sulsel Bidik Aktor dan Penikmat
Polda Sulsel Kejar Akun Eks Passobis yang Ngaku Setor Upeti ke Oknum Polisi
Tak Cuma Praperadilan, Taufik Juga Laporkan Polrestabes ke Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Berita Terbaru