GAN Nyatakan Dukungan Penuh terhadap 8 Agenda Utama Presiden Prabowo

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Garuda AstaCita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin (kiri)

Ketua Umum DPP Garuda AstaCita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin (kiri)

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum DPP Garuda AstaCita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin, menyatakan komitmen organisasinya untuk mendukung sekaligus mengawal implementasi program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan terhadap 8 agenda utama itu dilakukan mengingat tujuannya untuk memperkuat kesejahteraan dan ketahanan bangsa dan negara.

Demikian disampaikan Muhammad Burhanuddin, yang juga seorang lawyer, di Jakarta, Kamis, 20 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia kemudian mengutip Pidato Pengantar RAPBN 2026 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR, Prabowo Subianto, pada Agustus 2025 lalu.

Dalam RAPBN 2026 itu, presiden menegaskan delapan agenda utama untuk memperkuat kesejahteraan rakyat dan ketahanan bangsa, yang menjadi prioritas.

“RAPBN 2026, kita utamakan pada delapan agenda prioritas,” tegas Presiden Prabowo.

BACA JUGA :  Anies Sebut Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi karena Tidak Bisa Berbisnis

Kedelapan agenda prioritas dimaksud, yakni:

Pertama, ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian. Fokus pada swasembada beras dan jagung, pencetakan sawah baru, pupuk bersubsidi tepat sasaran, bibit unggul, alat modern, dan pembiayaan murah untuk petani dan nelayan.

Kedua, ketahanan energi untuk kedaulatan nasional. Peningkatan produksi migas, menjaga stabilitas harga energi, serta percepatan transisi menuju energi bersih melalui pengembangan pembangkit surya, hidro, dan panas bumi.

“Subsidi energi harus adil, tepat sasaran…Energi Baru Terbarukan adalah masa depan,” imbuh Presiden Prabowo Subianto.

Ketiga, Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk generasi unggul. Program MBG menargetkan 82,9 juta penerima manfaat, mulai dari siswa, balita, hingga ibu hamil.

Selain meningkatkan gizi, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka banyak lapangan kerja.

BACA JUGA :  Prabowo Diminta Tak Tunduk pada Jokowi, Gibran Didesak Mundur

Keempat, pendidikan bermutu dan berdaya saing global. Dengan alokasi Rp757,8 triliun tertinggi dalam sejarah pemerintah memperkuat kualitas guru, pendidikan vokasi, serta kurikulum yang lebih relevan dengan dunia kerja.

Kelima, layanan kesehatan yang berkualitas, adil, dan merata. Penguatan Jaminan Kesehatan Nasional, revitalisasi rumah sakit, percepatan penurunan stunting, Cek Kesehatan Gratis (CKG), bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, serta pengendalian penyakit menular.

Keenam, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Merah Putih (KMDP). Sudah berdiri 80.000 KMDP untuk mempermudah akses sembako, pupuk, dan layanan keuangan di desa.

Pembiayaan murah melalui Bank Himbara mendukung peningkatan ekonomi desa dan penciptaan lapangan kerja.

Ketujuh, pertahanan semesta untuk menjaga kedaulatan. Modernisasi alutsista, penguatan komponen cadangan, peningkatan industri strategis nasional, serta dukungan kesejahteraan prajurit.

BACA JUGA :  Prabowo Terancam Gagal Bertarung di Pilpres 2024

Kedelapan, percepatan investasi dan perdagangan global. Melalui peran Danantara, pemerintah mendorong investasi produktif, memperkuat rantai pasok dunia, dan menyediakan 3 juta rumah rakyat melalui berbagai skema pembiayaan. Tahun 2026, APBN akan mendukung 770.000 rumah layak huni dan terjangkau.

“APBN sebagai katalis. Peran Danantara dan swasta harus semakin diperkuat sebagai motor penggerak ekonomi,” tutup presiden, mempertegas pesan pentingnya.

Komitmen DPP GAN

DPP GAN bersama seluruh pengurus di seluruh Indonesia akan terus mendampingi, mendukung, dan mengawal pelaksanaan delapan agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

(RT/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru