F-KRB Desak Penutupan Tambang di Mandai Usai Pekerja Tewas Tragis

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga tewas di tambang galian C Desa Patontongan usai terjatuh dari atas truk saat menutup terpal muatan.

Warga tewas di tambang galian C Desa Patontongan usai terjatuh dari atas truk saat menutup terpal muatan.

Zonafaktualnews.com – Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) mendesak Polres Maros dan pemerintah daerah segera menutup tambang galian C di Desa Patontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Desakan ini kian menguat setelah seorang pekerja tambang tewas tragis akibat terjatuh dari truk pengangkut material tanpa perlengkapan keselamatan kerja.

Peristiwa maut itu terjadi pada Jumat (8/8/2025) siang. Korban, yang sehari-hari membantu memuat material tambang, tengah menutup terpal muatan di atas bak truk. Tiba-tiba, ia kehilangan keseimbangan, terpeleset, dan jatuh menghantam keras badan jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu jatuh, kepala korban langsung menghantam tanah. Posisi kepala di bawah, lehernya patah. Ia meninggal di tempat,” ungkap seorang saksi mata di lokasi.

BACA JUGA :  Menguak Praktik Manipulasi Cukai Rokok OPAA dan RC, Bea Cukai Sulbagsel Lembek

Lokasi tambang yang disebut-sebut dikelola PT Global itu kerap dipadati pekerja tanpa perlengkapan keselamatan memadai.

F-KRB menilai kecelakaan ini adalah bukti nyata lemahnya pengawasan dan indikasi pelanggaran aturan keselamatan kerja.

“Kami minta Kapolres jangan setengah-setengah menindak tambang, apalagi kalau ada oknum yang ikut bermain,” tegas Ketua F-KRB, Muh Darwis, Sabtu (9/8/2025).

Darwis juga mengingatkan bahwa keselamatan pekerja adalah prioritas yang dijamin undang-undang.

Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tersebut tertuang dalam UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang telah diubah dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

BACA JUGA :  Tambang Galian C di Mandai “Makan Tumbal”, Warga Tewas Tanpa Alat Keselamatan

Regulasi tersebut mewajibkan perusahaan menyediakan alat pelindung diri (APD), melaksanakan prosedur kerja aman, dan menjamin lingkungan kerja yang layak bagi pekerja.

“Undang-undang jelas mewajibkan perlindungan keselamatan bagi pekerja. Kalau perusahaan abai, itu pelanggaran serius. Penegak hukum harus bertindak tegas. Jangan tunggu ada korban lagi,” pungkas Darwis.

Diberitakan sebelumnya, tambang galian C di Desa Patontongan, Kecamatan Mandai, Sulawesi Selatan, “makan tumbal”.

Seorang pekerja tewas seketika usai terjatuh dari atas truk pengangkut material, Jumat (8/8/2025) pagi.

BACA JUGA :  Pasar Barandasi Maros Jadi Sarang Sampah, Pengunjung Keluhkan Bau Busuk

Korban yang sehari-hari ikut membantu memuat material tambang itu sedang menutup terpal muatan saat insiden terjadi.

Ia terpeleset, kehilangan keseimbangan, lalu jatuh menghantam badan jalan dengan posisi kepala terlebih dahulu.

“Begitu jatuh, kepala korban langsung menghantam tanah. Posisi kepala di bawah, lehernya patah. Ia meninggal di tempat,” ungkap seorang saksi mata di lokasi.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan maupun aparat penegak hukum terkait insiden ini. Sementara itu, aktivitas tambang masih berlangsung seperti biasa.

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Sempat Pamer Mesra, Selebgram Clara Shinta Bongkar Borok Suami “Mokondo”
Heboh, Hujan Es Guyur Lembah Napu di Poso, Warga Rekam Fenomena Langka
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Oknum Ekspedisi di Makassar Serang Balik Bongkar Dugaan Skandal Istri dengan ASN
Kuasa Hukum Wabup Gowa Bantah Punya Utang Miliaran ke Pengusaha Konstruksi
Kepergok Tiduri Istri Orang, Oknum Ustaz di Karawang Babak Belur Dihajar Warga
Heboh, Oknum Ekspedisi dan Wanita Bercadar di Makassar Kepergok Selingkuh

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:14 WITA

Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:03 WITA

Sempat Pamer Mesra, Selebgram Clara Shinta Bongkar Borok Suami “Mokondo”

Senin, 30 Maret 2026 - 09:54 WITA

Heboh, Hujan Es Guyur Lembah Napu di Poso, Warga Rekam Fenomena Langka

Senin, 30 Maret 2026 - 08:12 WITA

Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:51 WITA

Oknum Ekspedisi di Makassar Serang Balik Bongkar Dugaan Skandal Istri dengan ASN

Berita Terbaru