Dendam Kesumat, Husen Puas Mutilasi dan Cor Bos

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc Istimewa, Husen pelaku mutilasi dan cor bos air isi ulang

Doc Istimewa, Husen pelaku mutilasi dan cor bos air isi ulang

Zonafaktualnews.com – Pelaku pembunuhan sadis bos depot air isi ulang, Muhammad Husen (28) kepada awak media mengaku tidak menyesali perbuatannya.

Dia bahkan mengaku merasa puas membunuh dan memutilasi bosnya sendiri, Irwan Hutagalung (53), menjadi empat bagian.

Ini ditegaskan dari raut wajah Husen yang sumringah dan tersenyum, seakan tak menunjukkan rasa penyesalan sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitupun saat ditanya polisi dan wartawan soal aksi kejamnya tersebut.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan mulai dari kronologi hingga pelariannya membawa uang dan motor korban.

BACA JUGA :  Asmara Terlarang Berujung Petaka, Mahasiswi Aniaya Kekasih hingga Tewas

Husen mengatakan telah sebulan bekerja dengan korban, dari awal bulan puasa. Korban kerap memukul dirinya hanya karena masalah kecil,

“Selama bekerja saya sering dimarahi dan dipukul,” terang husen.

Karena menyimpan dendam dengan sikap bosnya, Husen lalu memukul korban menggunakan linggis saat tertidur lelap.

Setelah melakukan aksinya Husen juga sempat curhat ke pedagang angkringan di sebelah depot air isi ulang bernama Imam.

Saat ditanya, kenapa Husen bercerita kepada Imam Husen hanya tersenyum dan mengatakan cuma ada Imam yang ada di sekitar situ yang dia kenal.

BACA JUGA :  Mayat Wanita Ditemukan di Sawah Pinrang, Polisi Dalami Penyebab Kematian

“Cuma ada dia di sana,” kata Husen yang sempat tersenyum.

Kemudian ketika ditanya alasannya membunuh dan memutilasi korban.

Dengan lantang, Husen mengatakan karena sebelumnya sering dipukuli korban. Makanya dia memotong tangan yang kerap memukulnya itu.

Kemudian dia memotong kepala korban karena sering mengomelinya.

“Saya potong tangannya yang dipakai buat mukul saya, makanya saya potong. Kalau kepalanya karena dia suka ngomelin saya aja. Jadi yang saya potong kepala bukan bibir. Mulut kan susah,” ungkap Husen saat jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023).

BACA JUGA :  Kencan di Bantimurung Berakhir Tragis, Janda Ditebas Duda Karena Cemburu

Saat ditanya oleh awak media, apakah dia menyesali perbuatannya, dengan lantang dan lugas Husen menjawab tidak menyesal sama sekali, bahkan dia merasa puas.

“Nggak (tidak menyesal), puas,” tegasnya.

Dan saat ditanya kenapa kabur ke Banjarnegara. Husen kemudian menjawab pertanyaan wartawan dengan nyeleneh dan tersenyum hingga tertawa.

“Kalau saya tidak lari, keenakan petugas kepolisian,” ujarnya sambil tersenyum dan tertawa.

Atas tindakan keji dan sadisnya Husen akan dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

 

Editor : Atika

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi
Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas
Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Polman Parangi Istri dan Anak Kandung Usia 8 Tahun
Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros
Diduga Serang Nama Baik Putri Dakka, dr Resti Ditetapkan Tersangka Polda Sulsel

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:34 WITA

Diduga Cabuli 16 Siswa, Oknum Guru SDN 01 Rawa Buntu Tangsel Dibekuk Polisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WITA

Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:11 WITA

Satu Korban Kasus Jastiper Bertambah, Polres Sidrap Diminta Buktikan Bukan Omon-omon

Berita Terbaru