Aksi di Ditlantas Polda Sulsel, Mahasiswa Minta Kapolda dan Dirlantas Dicopot

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Ditlantas Polda Sulsel (Ist)

Sekelompok Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Ditlantas Polda Sulsel (Ist)

Zonafaktualnews.com –  Sekelompok mahasiswa dari Mahasiswa Aktivis Indonesia dan Serikat Aktivis Mahasiswa Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Kamis (12/9/2024).

Demonstrasi ini dipicu oleh dugaan pungutan liar (pungli) yang semakin merajalela dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Bone.

Jenderal Lapangan (Jenlap), Fajar, mendesak Dirlantas Polda Sulsel agar mundur dari jabatannya karena dianggap tidak becus dalam menjalankan tugasnya.

“Dirlantas harus mundur karena jelas tidak becus menjalankan tugas. Pungli ini sudah merajalela dan mengganggu pelayanan publik,” seru Fajar dalam orasinya di bawah terik matahari.

Selain itu, mahasiswa juga menyerukan agar Propam Mabes Polri turun tangan dan memeriksa Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi karena diduga terlibat dalam praktik Pungli SIM di Satlantas Polres Bone.

Orasi mereka disertai spanduk yang mencolok, dengan tulisan besar “Aliansi Gerakan Mahasiswa Indonesia Anti Pungutan Liar (Pungli)”.

BACA JUGA :  Koalisi Advokat Sulsel Gedor Polrestabes Makassar Tuntut dan Desak Kasat Reskrim Dicopot

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama:

  1. Dirlantas Polda Sulsel untuk mundur dari jabatannya karena diduga tidak becus dalam menjalankan tugasnya dan tidak mampu memberantas aktivitas pungli yang berada pada tubuh Ditlantas Polda Sulsel.
  2. Mendesak Dirlantas Polda Sulsel untuk mencopot Kasat Lantas dan Kanit Regident Polres Bone karena diduga melakukan pungli.
  3. Stop Pungli di tubuh Ditlantas Polda Sulsel dan Satlantas Polres Bone.
BACA JUGA :  Polda Sulsel Bekuk 10 Pelaku Perusakan dan Pembakaran Gedung DPRD Makassar

Meskipun suasana aksi cukup tegang, demonstrasi berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dari petugas kepolisian yang memastikan arus lalu lintas tetap terjaga dan tidak macet.

Mahasiswa berkomitmen akan terus menuntut keadilan hingga permasalahan pungli ini dituntaskan dan pihak-pihak yang terlibat diberi sanksi sesuai hukum.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru