6.032 Ketua RT/RW di Makassar Resmi Dilantik, Pelayanan Lingkungan Ditekankan

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Ipul, membagikan momen pelantikan Ketua RT/RW di media sosial.

Salah satu Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Ipul, membagikan momen pelantikan Ketua RT/RW di media sosial.

Zonafaktualnews.com – Sebanyak 6.032 Ketua RT/RW di Makassar resmi dilantik dan diminta menjadikan pelayanan lingkungan sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Ribuan ketua lingkungan tersebut merupakan hasil pemilihan langsung warga yang digelar serentak di seluruh wilayah Kota Makassar.

Pelantikan berlangsung di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Senin (29/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam momen tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menegaskan bahwa ketua RT/RW memiliki posisi strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat paling dekat dengan warga.

Appi menekankan bahwa jabatan RT/RW bukanlah simbol kekuasaan di wilayahnya, melainkan tanggung jawab sosial yang menuntut kesiapan untuk melayani dan menyelesaikan persoalan masyarakat sehari-hari.

BACA JUGA :  Wali Kota Makassar Semprot Pengendara Nakal: Eh Bapak Nda Sekolah, Melanggar, Bikin Macet

“RT/RW bukan bos atau juragan di lingkungannya. Mereka adalah orang-orang yang mau sibuk dan hadir untuk warga, sekaligus menyampaikan kebijakan dan program pemerintah di wilayah masing-masing,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut Appi, ketua RT/RW harus menjadi ruang aman bagi warga untuk mengadu dan mencari solusi atas persoalan sosial.

Appi mengingatkan agar tidak ada ketua lingkungan yang justru menjadi sumber konflik atau ketidakadilan di masyarakat.

Pelantikan ini diikuti oleh 5.027 Ketua RT dan 1.005 Ketua RW yang terpilih melalui pemungutan suara langsung.

Sistem pemilihan tersebut dinilai memperkuat praktik demokrasi di tingkat lingkungan karena memberikan hak penuh kepada warga menentukan pemimpinnya sendiri.

BACA JUGA :  Rayakan Hardiknas 2025, SDN Parinring Luncurkan Inovasi SAPTA dan KEDAI

Dengan mekanisme ini, Munafri menegaskan tidak ada lagi ketua RT/RW yang lahir dari penunjukan sepihak. Seluruhnya merupakan pilihan masyarakat di wilayah masing-masing.

Selain itu, para ketua RT/RW juga diingatkan untuk menjaga integritas dan profesionalitas, serta tidak membawa kepentingan politik dalam menjalankan tugas.

Pengotak-ngotakan warga berdasarkan afiliasi politik dinilai bertentangan dengan semangat pelayanan publik.

Appi juga menyoroti penyaluran bantuan pemerintah yang harus dilakukan secara adil dan tepat sasaran. Perbedaan pilihan politik, kata dia, tidak boleh menjadi alasan terputusnya komunikasi atau hilangnya hak warga.

Lebih lanjut, ketua RT/RW diminta memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada warga bersumber dari pemerintah dan dapat dipertanggungjawabkan. Peran mereka disebut sebagai penjaga warga yang harus membangun komunikasi dua arah secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Kebijakan Baru CFD Diprotes Pedagang, Wali Kota Makassar Didesak Batalkan Aturan Egois

Menutup sambutannya, Appi menyampaikan harapan agar kehadiran ribuan ketua RT/RW yang baru dilantik dapat memperkuat pelayanan publik dan membawa Makassar ke arah yang lebih baik ke depan.

Sebagai informasi, Pemkot Makassar menggelar pemilihan calon Ketua RT secara serentak di 15 kecamatan pada Rabu (3/12/2025), dengan 9.098 calon memperebutkan 5.027 kursi.

Pemilihan Ketua RW dilanjutkan pada Senin (8/12/2025), diikuti 2.166 kandidat untuk 1.005 kursi Ketua RW.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Larangan Petasan Tahun Baru Mandul, Wali Kota Makassar Dicemooh Warga: “Paccei, Kodong!”
Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras
Tak Jera Bobol Toko di Barru, Bandit Asal Bontang Berakhir Ditembak di Makassar
Di Luar Prediksi Publik, Ibu di Medan Dibunuh Anak Kandung, Bukan Suami
Bau Busuk Tender Rp200 M Tercium, Dugaan Kongkalikong di Satker PU Sulsel Dilaporkan
Larangan Polda Sulsel dan Pemkot Makassar Dicuekin Pedagang Petasan
Oknum Dosen UIM Dijerat Pasal 315 KUHP Usai Ludahi Kasir Swalayan di Makassar
Kado Pahit Akhir Tahun, Andi Sudirman dan Ketua DPRD Sulsel Dapat Rapor Merah

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 02:27 WITA

Larangan Petasan Tahun Baru Mandul, Wali Kota Makassar Dicemooh Warga: “Paccei, Kodong!”

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:18 WITA

Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:55 WITA

Tak Jera Bobol Toko di Barru, Bandit Asal Bontang Berakhir Ditembak di Makassar

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:00 WITA

Di Luar Prediksi Publik, Ibu di Medan Dibunuh Anak Kandung, Bukan Suami

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:36 WITA

Bau Busuk Tender Rp200 M Tercium, Dugaan Kongkalikong di Satker PU Sulsel Dilaporkan

Berita Terbaru