2 Pelaku Tertangkap Bawa Munisi dan Bendera Bintang Kejora di Jalur Tikus Jayapura

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua warga asal Mamberamo Tengah berinisial PG (32) dan SG (29) diamankan personel Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/Wns setelah tertangkap tangan membawa munisi dan bendera Bintang Kejora

Dua warga asal Mamberamo Tengah berinisial PG (32) dan SG (29) diamankan personel Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/Wns setelah tertangkap tangan membawa munisi dan bendera Bintang Kejora

Zonafaktualnews.com – Dua warga asal Mamberamo Tengah berinisial PG (32) dan SG (29) diamankan personel Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/Wns setelah tertangkap tangan membawa munisi dan bendera Bintang Kejora di jalur tikus perbatasan Papua–PNG, tepatnya di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (18/11/2025).

Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang melihat gerak-gerik mencurigakan dua orang yang memindahkan sejumlah barang ke dalam karung di sekitar jalur tidak resmi menuju wilayah PNG. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada Mayor Inf Anggi.

BACA JUGA :  Dua Pengepul Pakaian Bekas Impor Ilegal Digulung Polisi

Menerima laporan tersebut, Mayor Anggi bersama lima personel segera bergerak melakukan pemantauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak lama kemudian, tim berhasil mencegat dan mengamankan kedua pelaku beserta karung yang dibawa. Keduanya lalu dibawa ke Pos Skow untuk pemeriksaan identitas dan barang bawaan.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa PG dan SG mengaku sebagai bagian dari kelompok TRWP pimpinan Alm. Matias Wanda.

BACA JUGA :  Terungkap! Sosok Malik ‘Dalang Penyelundupan’ di Balik Penembakan 5 WNI di Malaysia

Dari tangan mereka, Satgas menemukan barang bukti berupa munisi kaliber 5,56, perlengkapan militer West Papua Army, bendera Bintang Kejora, KTP, serta sejumlah barang lainnya.

Setelah proses pendalaman awal, kedua pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lanjutan.

Dansatgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, menyampaikan apresiasi atas respon cepat anggota Pos Skow dalam menggagalkan aktivitas ilegal tersebut.

BACA JUGA :  Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Praktik Importir Pakaian Bekas

“Kami bersyukur personel bergerak cepat dan berhasil mencegah upaya penyelundupan yang berpotensi mengancam keamanan wilayah perbatasan,” ujarnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru