Warga Bulolohe Dibayang-Bayangi Ledakan Listrik, PLN Baru Usulkan Perbaikan 2030

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiang listrik miring berdiri tepat di sisi jalan, dengan kabel-kabel listrik terbentang sangat dekat dengan atap rumah warga Bulolohe, Bulukumba.

Tiang listrik miring berdiri tepat di sisi jalan, dengan kabel-kabel listrik terbentang sangat dekat dengan atap rumah warga Bulolohe, Bulukumba.

Zonafaktualnews.com – Hidup warga Bulolohe seperti dipeluk bayang-bayang bencana yang tak kasatmata.

Kabel listrik telanjang melayang rendah di atas atap rumah mereka, bergoyang setiap kali angin lewat.

Di tengah bayang-bayang ledakan dan korsleting, harapan perlindungan justru ditunda PLN hingga 2030.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini terjadi di Dusun Balantieng, Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.

Tiga kabel listrik tanpa pelindung terbentang terlalu dekat dengan atap rumah warga, menjadi sumber kecemasan setiap kali cuaca memburuk.

BACA JUGA :  Tak Sesuai SOP Revitalisasi Kelompok, Kades dan PPL Bakal Dilaporkan

“Kalau angin datang, kabel goyang dan hampir kena atap rumah. Apalagi pas hujan, kami takut korslet atau meledak,” keluh AL, salah satu warga, Sabtu (26/7/2025).

Tak hanya kabel berbahaya, warga juga menyoroti kondisi tiang-tiang listrik yang disebut sudah lapuk dan berdiri terlalu dekat dengan bahu jalan. Beberapa bahkan dinilai tidak layak pakai.

“Kondisinya miring dan rapuh. Kenapa di desa sebelah seperti Bontomanai bisa pakai tiang besar dan tinggi, sementara kami dibiarkan begini?”tanya AC, warga lainnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA :  Paman Penganiaya Ponakan di Bulukumba Berakhir di Balik Jeruji Besi

Warga menuntut PLN Wilayah V, khususnya PLN Bulukumba, segera turun tangan dan mengambil langkah konkret.

Warga berharap tiang-tiang kecil dan pendek segera diganti dengan yang lebih kokoh dan tinggi demi keselamatan bersama.

Menanggapi hal itu, Kepala PLN ULP Panrita Lopi, Zulham, mengakui adanya permasalahan di lapangan.

Zulham menyebut pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Proses penggantian tiang tersebut kata Zulham membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena keterbatasan anggaran.

“Kalau usulan anggaran diajukan sekarang, realisasinya mungkin baru tahun 2030,”ujarnya.

BACA JUGA :  IRT Hamil 5 Bulan di Bulukumba Ngaku Disiksa Suami Karate hingga Lebam-lebam

Pernyataan tersebut justru menambah keresahan warga yang merasa diabaikan dalam kondisi penuh risiko ini.

Warga khawatir, bencana bisa datang kapan saja, sementara solusi masih berada jauh di ujung waktu.

Meski demikian, Zulham memastikan bahwa tim teknis PLN akan segera diturunkan untuk mengevaluasi kondisi dan mencari solusi darurat.

“Kami akan lihat kondisi lapangan dulu. Jika memungkinkan, akan kami ganti sebagian lebih dulu,”pungkasnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru