Warga BTP Makassar Geger, Mahasiswi Ditemukan Gantung Diri di Kamar Kos

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berkumpul menyaksikan proses penanganan jenazah mahasiswi yang ditemukan di kamar kos BTP Makassar.

Warga berkumpul menyaksikan proses penanganan jenazah mahasiswi yang ditemukan di kamar kos BTP Makassar.

Zonafaktualnews.com – Seorang mahasiswi, Vira Yuniar Rusman (24), ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar kos di Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Selasa malam, 16 September 2025.

Penemuan jasad Vira pertama kali dilaporkan sekitar pukul 22.00 WITA, setelah ditemukan tanda-tanda mencurigakan di kamar lantai dua tempatnya tinggal.

Pihak pengelola kemudian menghubungi petugas Binmas Polsekta Tamalanrea untuk melakukan pengecekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, bersama Wakapolsek AKP Abd. Azis, Kanit Reskrim IPTU Sangkala, serta personel piket fungsi segera mendatangi lokasi.

BACA JUGA :  14 Warung Makan di Biringkanaya Makassar Hangus Terbakar

Dari pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat gantung diri. Saat petugas tiba, pintu kamar korban sudah terbuka setelah sebelumnya didobrak oleh salah seorang saksi yang membantu memeriksa kondisi korban.

Rahmat Putra Anjani (17), saksi yang diminta membantu mengecek kondisi korban, menceritakan bahwa ia mendobrak pintu kamar setelah tidak mendapat respons.

“Setelah pintu terbuka, saya melihat korban sudah tergantung. Saya langsung melapor ke Polsek Tamalanrea,” ujarnya.

Saksi lain, Lutfia Taufi (24), teman dekat korban, mengatakan bahwa sehari sebelumnya ia sempat menemani korban makan dan mengantarnya kembali ke kos.

BACA JUGA :  Anies Terpacu Ingin Bangun Stadion Internasional di Makassar

“Keesokan paginya saya coba hubungi, tapi tidak ada balasan. Setelah Magrib, kami bersama teman lain mencoba lagi datang. Ketuk pintu dan intip dari jendela, tetap tak ada respons. Akhirnya pintu didobrak,” kata Lutfia.

Riana Angga (24), teman korban, menambahkan bahwa terakhir komunikasi via WhatsApp terjadi tiga hari sebelumnya.

Ia ikut menyaksikan saat pintu kamar dibuka paksa dan melihat korban sudah meninggal.

Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Dokpol Polda Sulawesi Selatan melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti sebelum jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Dalih Bantu Skripsi, Staf UIN Alauddin Hajar Pantat Belasan Mahasiswa

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

“Kami menunggu hasil pemeriksaan medis dan akan memeriksa keterangan saksi-saksi secara rinci,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk lebih memperhatikan lingkungan kos atau asrama, serta segera melaporkan hal mencurigakan agar kejadian serupa bisa dicegah.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru