Perampok di Makassar Todong Pegawai Toko dengan Parang, Kardus Berisi Rp400 Juta Raib

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase : Rekaman CCTV Detik-detik Perampok di Makassar Todong Pegawai Toko dengan parang

Foto kolase : Rekaman CCTV Detik-detik Perampok di Makassar Todong Pegawai Toko dengan parang

Zonafaktualnews.com – Aksi perampokan bersenjata parang yang menyasar pegawai toko di Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial.

Perampok bermasker menodong korban dan menggondol satu kardus berisi uang tunai sekitar Rp400 juta.

Kejadian terjadi pada Senin (21/4/2025), sekitar pukul 16.00 WITA. Korban diketahui bernama Salam (38), pegawai toko grosir yang saat itu baru saja pulang ke rumah usai mengantarkan barang ke pelanggan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salam membawa dua barang—kantong kresek berisi makanan dan kardus berisi uang hasil penjualan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak Salam sedang menutup pagar rumahnya ketika seorang pria berjaket dan bermasker tiba-tiba muncul dari arah jalan.

BACA JUGA :  Advokat Tak Bisa Dibungkam! PATI Kecam Intervensi di Balik Kasus AAS Building

Pelaku langsung mengacungkan parang dan menodongkan ke arah Salam.

“Pas saya masuk dan menutup pagar, ada yang ketuk. Saya kira pelanggan mau ambil barang. Tapi begitu buka, langsung ditodong parang,” kata Salam kepada wartawan, Selasa (22/4/2025).

Tanpa banyak bicara, pelaku merampas kardus berisi uang dan memaksa Salam mundur. Setelah itu, pelaku melarikan diri ke arah lorong dan menghilang dari pantauan warga. Salam yang mencoba mengejar tak berhasil menemukan jejak pelaku.

BACA JUGA :  Polrestabes Makassar dan Kejaksaan Ciut Nyali Hadiri Praperadilan Ishak Hamzah

Salam menjelaskan bahwa uang dalam kardus merupakan hasil penjualan toko dan setoran dari sejumlah pelanggan.

“Saya sering bawa uang dari toko ke rumah, tapi baru kali ini kejadian seperti ini,” ujar Salam.

Usai kejadian, Salam langsung melapor ke Polrestabes Makassar. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh MAKASSAR INFO (@makassarinfoku)

Sementara itu, warganet ramai membicarakan peristiwa tersebut. Banyak yang menduga adanya keterlibatan orang dalam dalam aksi perampokan tersebut.

“Kenapa bisa tahu itu dos isinya uang Rp400 juta?” tanya salah satu netizen di kolom komentar.

BACA JUGA :  Suami Siri di Luwu Bacok Istri dengan Parang

“Kayaknya ada ordal deh. Kalau ketangkap nanti, press rilisnya bilang uangnya cuma kembali separuh. Udah sering kejadian kayak gini,” tulis netizen lainnya.

“Buka pagar kok gak lihat-lihat dulu siapa yang datang,” kritik warganet lain.

“Pasti orang dekat itu, gak mungkin dia tahu isi dus kalau bukan dikasi tahu,” imbuh lainnya.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik perampokan nekat tersebut.


(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru