Pantai Ammani di Pinrang Telan Korban, Tiga Wisatawan Tewas Saat Liburan

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berupaya memberikan pertolongan pertama kepada korban tenggelam di Pantai Ammani, Pinrang, Sabtu (5/4/2025).

Warga berupaya memberikan pertolongan pertama kepada korban tenggelam di Pantai Ammani, Pinrang, Sabtu (5/4/2025).

Zonafaktualnews.com – Suasana liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi duka mendalam bagi enam wisatawan asal Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Tiga di antaranya ditemukan tewas setelah terseret arus laut saat berenang di Pantai Ammani, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang, pada Sabtu (5/4/2025) sore.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Saat itu, enam orang yang tengah menikmati liburan memutuskan berenang di laut. Namun, tanpa diduga, arus bawah laut yang kuat tiba-tiba menyeret mereka ke tengah.

“Tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Sayangnya, tiga korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, dalam keterangannya.

Tiga korban yang meninggal dunia diketahui bernama:

  • Andi Rahma (18 tahun)
  • Wangsa (35 tahun)
  • Ari (25 tahun)
    Ketiganya berasal dari Sengkang.
BACA JUGA :  Ancam Sebar Aib, Tiga Remaja Gilir Gadis 13 Tahun

Sementara tiga korban lainnya berhasil diselamatkan. Namun, salah satu dari mereka, Lina (31 tahun), masih dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di rumah sakit.

Dua korban lainnya, Agustriadi (25 tahun) dan Ciko (22 tahun), selamat tanpa luka serius.

Basarnas mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat melakukan aktivitas di pantai, terutama saat kondisi ombak dan arus laut sedang kuat.

BACA JUGA :  Momen Bahagia, Ponakan Ketua Umum SEKAT-RI Aisyah Resmi Lepas Masa Lajang

“Keselamatan adalah hal utama. Kami imbau pengunjung pantai selalu memperhatikan kondisi cuaca dan peringatan dari petugas,” kata Andi Sultan.

Jenazah para korban telah dipulangkan ke kampung halaman untuk disemayamkan. Sementara proses pemantauan terhadap kondisi wisatawan yang kritis masih terus dilakukan oleh tim medis.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru