Muak dengan Penindasan di Palestina, Yaman Deklarasikan Perang Lawan Israel

Rabu, 1 November 2023 - 11:36 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Muak dengan Penindasan di Palestina, Yaman Deklarasikan Perang Lawan Israel

Muak dengan Penindasan di Palestina, Yaman Deklarasikan Perang Lawan Israel

Zonafaktualnews.com – Konflik peperangan semakin meluas akibat kebiadaban zionis Israel terhadap Palestina.

Terbaru, Yaman mendeklarasikan perang melawan Israel.

Hal itu disampaikan oleh Juru bicara resmi Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree Anu.

Pernyataan tersebut mengacu pada “operasi untuk mendukung saudara-saudara tertindas di Palestina.”

Pada Selasa pagi, 31 Oktober, sempat ada laporan tentang serangan roket ke Israel dari Yaman.

Kini berbagai spekualasi soal serangan itu telah terjawab, menyusul pernyataan resmi yang menunjukkan bahwa negara tersebut memang memutuskan menyerang Israel.

Dengan demikian, Yaman adalah negara Arab pertama yang mendeklarasikan perang melawan Israel sejak tahun 1973.

BACA JUGA :  Sandera Israel Dibebaskan Ngaku Diperlakukan Baik dengan Pejuang Hamas

https://twitter.com/i/status/1719345629208412584

Juru bicara Yaman mengakui bahwa roket diluncurkan ke arah Israel, termasuk “sejumlah besar rudal balistik dan bersayap.”

Selain itu, drone diluncurkan. Serangan tersebut menargetkan “instalasi musuh di wilayah pendudukan.”

“Kami akan terus melakukan serangan dengan kualitas lebih tinggi menggunakan rudal dan drone sampai agresi Israel berhenti,” kata juru bicara resmi Yaman, sebagaimana dikutip media Iran, MEHR.

Saree juga mencatat bahwa serangan akan terus berlanjut sampai Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menghentikan operasi di sektor Gaza.

Jenderal Yahya Saree, juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengatakan dalam sebuah pernyataan di ibu kota Sana’a pada hari Selasa bahwa:

BACA JUGA :  Binatang, Tentara Israel Tembak Warga Palestina Lalu Lindas Pakai Buldozer

“Kami meluncurkan sejumlah besar rudal balistik dan jelajah serta sejumlah besar drone ke berbagai sasaran musuh Zionis di Wilayah Pendudukan Palestina.

Kami tegaskan bahwa operasi ini merupakan operasi ketiga dalam mendukung saudara-saudara kita yang tertindas di Palestina.

Kami akan melanjutkan serangan yang lebih tepat dengan rudal dan drone kecuali agresi rezim Israel berhenti.

Posisi rakyat Yaman terhadap perjuangan Palestina adalah tetap dan berprinsip, dan rakyat Palestina mempunyai hak penuh untuk membela diri dan menggunakan hak penuh mereka.

Kami mencatat bahwa, “Invasi Gaza dilakukan dengan dukungan Amerika Serikat dan keterlibatan beberapa rezim.”

Pasukan kami menjalankan tugasnya dalam mendukung Gaza dan menembakkan rudal balistik dan jelajah ke sasaran musuh di Wilayah Pendudukan.

Seperti diketahui, IDF melaporkan mencegat rudal kelas “darat-ke-darat” yang diluncurkan dari wilayah Laut Merah menuju kota Eilat di Israel selatan.

BACA JUGA :  Ketar-ketir McDonald’s Diboikot Rilis Pernyataan Akan Bantu Gaza

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Berita Terbaru