KPK Mandul Hadapi Bobby, Pengamat: Kalau Keluarga Jokowi Semua Diam

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat politik, Muslim Arbi (Ist)

Pengamat politik, Muslim Arbi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali disorot setelah kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara menyeret nama Topan Obaja Putra Ginting.

Bukan hanya Topan yang jadi perbincangan, tapi juga sosok Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang disebut sebagai pihak berpengaruh di baliknya.

Pengamat politik Muslim Arbi menyebut KPK tak punya keberanian untuk menyentuh Bobby, menantu Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, keberadaan Bobby di lingkar kekuasaan membuat penegakan hukum jadi tumpul.

“Topan adalah orang kepercayaan Bobby. Dan Bobby itu keluarga Jokowi. Sampai kiamat pun, saya yakin KPK takkan berani menangkap Bobby Nasution,” tegas Muslim, Selasa (1/7/2025).

Ia juga menilai KPK sudah kehilangan independensinya dan hanya garang terhadap rakyat biasa. Saat berhadapan dengan kekuasaan, kata Muslim, lembaga itu langsung ciut.

BACA JUGA :  Komisi X DPR Murka hingga Tunjuk-tunjuk Mendikbud Nadiem

“Kalau yang kena rakyat kecil, langsung disikat. Tapi giliran keluarga Jokowi, semua pura-pura buta dan tuli,” sindirnya tajam.

Muslim menduga kuat ada kekuatan politik besar yang melindungi Bobby dari jerat hukum.

Meski belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai keterlibatan Bobby, sikap diam lembaga antirasuah itu justru memperkuat kecurigaan publik.

BACA JUGA :  Nasdem Bantah Terima Uang Hasil Korupsi SYL

“Jangan harap ada keadilan kalau pelakunya bagian dari lingkaran kekuasaan. Publik sudah tahu permainan ini,” pungkasnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru