Dituding Menipu, Owner Arsila Jailan Serang Balik Akun Facebook Celebes Kreator

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Wasilah Cosmetic, Arsila Jailan

Owner Wasilah Cosmetic, Arsila Jailan

Zonafaktualnews.com – Owner Wasilah Cosmetic, Arsila Jailan asal Majene, Sulawesi Barat, menyerang balik akun Facebook Celebes Kreator atas tudingan yang dialamatkan kepadanya.

Arsila menegaskan bahwa apa yang disebarkan akun tersebut tidaklah benar dan hanya untuk mencari keuntungan pribadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Arsila Jailan melalui sebuah postingannya di media sosial Facebook yang dikutip pada Rabu (10/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam postingan tersebut, Arsila mempertanyakan motif akun tersebut yang menggalang dana atas nama korban untuk datang ke Majene.

“Kukira kamu membela kebenaran, ternyata cuma citeres/ODGJ. Nyatanya kamu sedang cari uang lewat nama saya,” ujarnya.

“Menggalang dana untuk ke Majene? Sini, saya transfer dananya pakai uang saya sendiri. Kalau memang kalian benar, saya siap dianggap salah,” sambungnya.

Arsila juga mempertanyakan mengapa bukan para korban yang disebut-sebut itu yang mengumpulkan dana sendiri.

“Kenapa bukan yang merasa jadi korban yang kumpulkan uang? Atau karena korbannya palsu semua, jadi dana harus digalang lewat orang lain dan ujung-ujungnya masuk ke kantong kamu?” katanya.

Arsila menyebut salah satu hal paling tidak masuk akal adalah klaim bahwa korban harus melapor ke Majene hanya karena terduga pelaku berada di Majene.

“Bagian yang paling lucu: ‘Korban harus melapor ke Majene karena pelakunya di Majene.’ Hellow? Kapan ada aturan begitu? Orang yang paham hukum pasti tertawa. Bahkan postingan ini sampai dikirim salah satu lawyer yang berteman dengan saya di Facebook,” tegasnya.

BACA JUGA :  TNI Tangkap 40 Passobis di Sidrap, Polisi Akan Bebaskan Jika Tak Ada Korban Lapor

Arsila menambahkan bahwa setiap warga negara Indonesia bebas melapor di mana saja sesuai lokasi pelapor (lokus), bukan lokasi terduga pelaku.

Menurutnya, dalih-dalih tersebut justru mengarah pada upaya penggalangan dana yang tidak jelas.

“Semakin ke sini, makin terlihat akun ini dimainkan oleh satu orang yang sama. Tujuannya cuma satu: menjelekkan nama saya,” ujar Arsila.

Owner Arsila menantang siapa pun yang merasa dirugikan untuk membuat laporan resmi di wilayah masing-masing.

“Kalau kalian merasa tertipu, tidak usah jauh-jauh ke Majene. Lapor saja di lokasi kalian masing-masing, jelaskan kronologinya. Kalau saya salah, kalian pasti menang,” bebernya.

Arsila menegaskan bahwa ia tetap bertanggung jawab dan tidak pernah menghilang.

“Saya tidak peduli kalian percaya atau tidak. Alhamdulillah, sampai saat ini saya berdiri sendiri tanpa minta bantuan siapa pun. Saya bertanggung jawab sesuai porsinya dan sesuai proses. Saya tidak hilang, karena saya jalan lurus, cuma selalu dibelokkan dan digiring dengan drama,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Owner Wasilah Cosmetic, Arsila Jailan, dituding melakukan penipuan dengan modus jual dan kredit handphone (HP) iPhone murah.

Dugaan penipuan tersebut dibongkar oleh akun Facebook Celebes Kreator.

“Buat seluruh korban-korban penipuan Owner Passobis Arsila Jailan modus kredit HP iPhone harap segera membuat surat kuasa kepada saya untuk melaporkan dugaan tindak pidana penipuan Arsila Jailan ke Polres Majene. Kalau saya sudah dapat surat kuasa dari korban-korban penipuan Arsila Jailan, saya sendiri yang akan langsung laporkan ke Polres Majene,” tulis akun Facebook Celebes Kreator, Senin (8/12/2025).

BACA JUGA :  Modus Bisnis Skincare, Warga Sidrap Jadi Korban Penipuan

“Karena si Owner bersikukuh bukan penipu, saya mau bertarung dengan si owner penipu di ranah hukum. Kita akan bongkar modus penipuannya dengan dalih kredit HP yang prosesnya tidak jelas dan uang korban mengendap di rekening si penipu. Untuk info selanjutnya cara pembuatan surat kuasa silakan inbox saya. Dimohon untuk secepatnya,” tulisnya pada postingan yang sama.

Akun tersebut juga menuliskan bahwa korban-korban dari Owner Arsila Jailan tersebar dari berbagai provinsi.

Dia mengatakan Owner sangat percaya diri karena merasa tak ada yang berani melaporkannya, sebab korban-korbannya berasal dari daerah jauh dan membutuhkan biaya besar untuk datang ke Polres Majene.

“Banyak betul orangmu tipu cehh. Ini lagi korbanmu asal Tarakan, Kalimantan Utara, pesan HP iPhone DP 1 juta yang kau kirimkan handbody (HB). Semoga Allah segera melaknatmu beserta seluruh keluargamu yang ikut menikmati hasil penipuanmu!!! Setelah dia mendesakmu, kau kirimkan Rp 500 ribu, masih sisa Rp 500 ribu,” ungkapnya.

“Bertobat’ko jadi penipu, Arsila Jailan! Kemarin-kemarin kau punya modal, harusnya kau berbisnis dengan jujur, bukan malah menjadi penipu/passobis. Tidak akan berkah hidupmu. Kau kasih mengalir hasil uang haram dalam darah keluargamu,” tambahnya.

Akun Facebook Celebes Kreator juga memposting bukti-bukti transfer korban kepada Owner Arsila Jailan.

BACA JUGA :  Fikri Ali Penipu Ulung! Gunakan Akun Aice Ice Cream Tipu Korban Puluhan Juta

“Yang terhormat Arsila Jailan, ini juga salah satu korban penipuanmu. Orang Palu Sulteng dengan total kerugian Rp 2,5 juta. Kalau memang kau bukan penipu, di mana toko kau pesan iPhone? Biar saya yang uruskan dan minta uangnya kembali untuk korbanmu. Sangat jelas uangnya ditransfer ke rekening pribadimu, bukan rekening toko HP penjual iPhone. Berhentilah jadi penipu. Kembalikan saja uangnya orang yang sudah kau tipu,” tulisnya.

“Mohon Polres Majene, Polda Sulbar bertindak. Kasus penipuan ini bukan delik aduan, ini delik biasa. Kepolisian bisa langsung mengusut kasus ini tanpa laporan korban. Harap jangan diam saja karena kasus ini sudah sangat viral dan banyak korbannya serta bukti-bukti di-upload di FB. Kecuali jika kata netizen benar bahwa si penipu punya backing di kepolisian. Kan sangat memalukan jika ada polisi yang membekingi seorang penipu/passobis,” jelasnya.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok


Disclaimer:

Berita ini disajikan semata-mata untuk kepentingan publik berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber.

Redaksi tidak memihak kepada pihak mana pun dan tidak menerima bayaran, permintaan khusus, atau intervensi dari pihak terkait.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi menjalankan fungsi kontrol sosial dengan tetap menjunjung tinggi asas keberimbangan, independensi, serta prinsip kebenaran dalam setiap pemberitaan.

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru