Wah Ngeri, BNPB Umumkan 303 Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang Sumatra

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video banjir bandang di Sibolga, Sumatera Utara

Tangkapan layar video banjir bandang di Sibolga, Sumatera Utara

Zonafaktualnews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Total korban meninggal dunia hingga Sabtu (29/11/2025) sore mencapai 303 jiwa, menjadikan bencana ini sebagai salah satu yang paling mematikan di tahun 2025.

Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan bahwa korban jiwa terbanyak berasal dari Sumatra Utara, yang kini mencatat 166 korban meninggal serta sekitar 11 ribu pengungsi. Selain itu, 143 warga di Sumut masih dinyatakan hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya akan uraikan dari Sumut, korban jiwa yang kemarin 116, sekarang menjadi 166 jiwa. Kemudian 143 jiwa yang masih hilang,” ungkap Suharyanto dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

BACA JUGA :  Prabowo Lantik Lima “Jagoan Baru” untuk Kabinet Merah Putih

Di Aceh, jumlah korban meninggal turut bertambah menjadi 47 orang, dengan 51 warga masih hilang dan delapan lain mengalami luka-luka.

Suharyanto menegaskan bahwa angka ini kemungkinan masih berubah seiring proses pencarian yang terus dilakukan tim gabungan.

Sementara itu, kondisi di Sumatra Barat (Sumbar) juga kian mengkhawatirkan. Total korban meninggal meningkat setelah ditemukannya korban tambahan dari Kabupaten Agam, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 90 orang meninggal, 85 hilang, dan 10 luka-luka.

Jika dijumlahkan, bencana yang merendam puluhan kabupaten/kota di tiga provinsi ini telah merenggut 303 nyawa, dengan rincian:

  • 166 korban di Sumut
  • 90 korban di Sumbar
  • 47 korban di Aceh
BACA JUGA :  Hasto Pesimis Yakin Ganjar-Mahfud Kalah di Pilpres 2024

Banjir bandang dan longsor dalam beberapa hari terakhir memicu kerusakan masif dan menyulitkan proses evakuasi. Reuters dan CNN Indonesia mencatat wilayah terdampak tersebar luas dan mencakup area yang sulit dijangkau.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta, Jumat (28/11/2025), menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut.

“Pada saat sekarang kita merasakan bahwa ada saudara-saudara kita yang mengalami duka… di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Prabowo.

Prabowo mendoakan agar seluruh warga terdampak diberikan kekuatan serta perlindungan, seraya menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat sejak hari pertama kejadian.

BACA JUGA :  Utang Pemerintah Tembus Rp9.107 Triliun, Sri Mulyani Gagal Kelola Fiskal

Bantuan, kata Prabowo, telah dikirim melalui jalur darat dan udara, meski kondisi di lapangan sangat menantang.

“Tetapi memang kondisinya sangat berat. Banyak yang terputus, cuaca juga masih tidak memungkinkan,” jelasnya.

Pemerintah, lanjut Prabowo, telah mengerahkan tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400 untuk mendistribusikan bantuan.

Upaya pengiriman logistik disebut akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi wilayah terdampak.

Bencana ini meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Sumatra, sementara proses pencarian, evakuasi, dan pemulihan dipastikan masih panjang.

Pemerintah dan berbagai pihak kini terus berupaya maksimal untuk menangani dampak katastrofik ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru