Viral, Anak Pergi Mengaji Tewas Digorok di Koltim, Ayah Korban: Ku Cariko

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral - Seorang ayah menangis histeris di samping jenazah putrinya sambil meluapkan amarah, setelah bocah tersebut tewas digorok saat hendak pergi mengaji. (Foto kolase)

Tangkapan layar video viral - Seorang ayah menangis histeris di samping jenazah putrinya sambil meluapkan amarah, setelah bocah tersebut tewas digorok saat hendak pergi mengaji. (Foto kolase)

Zonafaktualnews.com – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang ayah korban menangis histeris sembari meluapkan amarahnya.

“Kau potong lehernya anakku sampai putus. Biarpun ko kemana saya carikko, ingatko baik-baik itu,” ujarnya dengan mata sembab penuh air mata.

Tangisan itu pecah setelah putrinya, M (10), ditemukan tewas digorok pemuda di Desa Wundubite, Kecamatan Poli Polia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (5/9/2025) pagi.

Korban yang duduk di bangku kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Andowengga itu berangkat mengaji bersama adiknya W (7) menggunakan sepeda listrik.

Di tengah perjalanan, mereka dicegat RH (18), warga desa setempat, yang menenteng parang. M sempat lari ke kebun, namun dikejar hingga akhirnya digorok hingga lehernya nyaris putus.

Warga berusaha menolong dengan membawa korban ke RSUD Ladongi, tetapi nyawa bocah itu tidak tertolong.

BACA JUGA :  Pertikaian Rumah Tangga Berakhir Tragis, Suami Bunuh Istri di Kos Makassar

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap RH beberapa saat setelah kejadian.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Kolaka Timur,” kata Kasi Humas Polres Koltim, Iptu Irwan Pansha.

Tragedi ini membuat geger masyarakat. Dalam rekaman video lain yang juga viral, jenazah M tampak terbungkus kain sarung di dalam ambulans, sementara seorang wanita menangis meratapi jasadnya.

BACA JUGA :  Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Kolaka Timur, BMKG Imbau Warga Waspada

Ayah korban kembali menegaskan, “Dia hanya pergi menuntut ilmu agama, tapi kau kasih begini anakku. Ingatko, kemanapun kau pergi saya carikko,” ucapnya penuh amarah.

Polisi kini masih mendalami motif pelaku dan mengimbau warga menjaga kamtibmas serta menyerahkan penanganan kasus kepada pihak berwenang.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru