Titiek Puspa Tutup Usia 87 Tahun Usai Berjuang Melawan Pendarahan Otak

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titiek Puspa (Foto Instagram)

Titiek Puspa (Foto Instagram)

Zonafaktualnews.com – Langit dunia seni Indonesia kembali mendung. Titiek Puspa, ikon musik Tanah Air yang sepanjang hidupnya mendedikasikan jiwa dan raga untuk panggung hiburan, berpulang ke pangkuan Ilahi.

Titiek Puspa wafat dalam usia 87 tahun, Kamis (10/4/2025), setelah berjuang melawan pendarahan otak yang dideritanya sejak akhir Maret lalu.

Pelantun lagu legendaris Kupu-Kupu Malam ini mengembuskan napas terakhir di RS Medistra Jakarta pada pukul 16.25 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar duka itu dikonfirmasi oleh sang manajer, Mia.

“Iya, benar. Eyang baru saja meninggal dunia. Jenazah masih di Medistra,” ucapnya lirih.

Perjalanan akhir hidup Titiek dimulai saat ia tiba-tiba pingsan di lokasi syuting sebuah program TV pada 26 Maret lalu. Titiek langsung dilarikan ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pendarahan otak di bagian kiri kepalanya—kondisi serius yang membuat tim dokter mengambil langkah operasi segera.

“Ibu mengalami perdarahan otak. Letaknya di kepala bagian kiri. Itu cukup berat, mengingat usia beliau yang sudah 87 tahun,” ungkap putrinya, Petty Tunjungsari.

Titiek Puspa Tutup Usia 87 Tahun Usai Berjuang Melawan Pendarahan Otak
Foto semasa hidup Titiek Puspa (Instagram)

Operasi berlangsung lancar, namun pemulihan tidak mudah. Titiek harus menjalani perawatan intensif dan sempat ditidurkan secara medis demi mempercepat proses penyembuhan.

Di balik ruang ICU, ia berjuang dalam diam—seperti lirik-lirik lagunya yang penuh kekuatan dan kesabaran.

Sosok yang lahir dengan nama Sudarwati pada 1 November 1937 ini bukan sekadar penyanyi. Ia adalah simbol perjuangan, ketekunan, dan cinta tak terbatas pada seni.

Dari Bintang Radio Semarang hingga panggung internasional, dari masa muda hingga usia senja, Titiek tak pernah lelah berkarya dan memberi makna.

Kini, perjuangan itu usai. Suara emasnya mungkin telah senyap, tapi gema karyanya akan terus hidup dalam hati bangsa. Lagu-lagunya, kisah hidupnya, dan dedikasinya adalah warisan abadi yang tak tergantikan.

Selamat jalan, Ibu Titiek. Indonesia menangis, namun bangga pernah memilikimu.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru