Tak Peduli Hari Raya, Israel Hujani Gaza dengan Bom saat Salat Idul Fitri

Senin, 31 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah menara masjid di Gaza runtuh akibat serangan udara Israel (X.com)

Sebuah menara masjid di Gaza runtuh akibat serangan udara Israel (X.com)

Zonafaktualnews.com – Ketika umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Fitri dengan suka cita, warga Palestina di Gaza justru dibombardir.

Pada Minggu (30/3/2025), serangan udara Israel kembali mengguncang Khan Younis, Gaza Selatan, menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk sembilan anak dan tiga wanita.

Menurut laporan Times of Israel, serangan itu terjadi tepat saat masyarakat Palestina merayakan hari suci 1 Syawal 1446 Hijriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengonfirmasi jumlah korban jiwa, sementara Badan Pertahanan Sipil Hamas menyatakan bahwa bom menghantam rumah dan tenda pengungsi.

BACA JUGA :  Tragis, Tahun Pelajaran 2023-2024 di Gaza Berakhir Seluruh Siswa Terbunuh

Di tempat lain, serangan udara juga menghantam Deir al-Balah pada Sabtu malam, menewaskan tiga orang, serta serangan drone di utara Rafah yang melukai sejumlah warga.

WAFA, kantor berita resmi Otoritas Palestina, melaporkan serangan Israel di Jabalia, Gaza Utara, yang merenggut dua nyawa lainnya.

Meski begitu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak memberikan rincian spesifik terkait serangan ini. Israel menyatakan bahwa sejak melanjutkan operasinya di Jalur Gaza pada 18 Maret, mereka menargetkan pejabat Hamas, komandan militer, serta infrastruktur kelompok tersebut, termasuk depot senjata dan peluncur roket.

BACA JUGA :  Jokowi Desak Perang Hamas dan Israel Dihentikan

Namun bagi warga Palestina, Idul Fitri tahun ini hanya menyisakan luka dan duka. Adel al-Shaer, seorang warga Gaza yang menghadiri salat Id di Deir al-Balah, tak kuasa menahan air mata.

“Kami kehilangan orang-orang yang kami cintai, anak-anak kami, kehidupan kami, dan masa depan kami,” katanya pilu.

Menurutnya, serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah merenggut 20 anggota keluarganya, termasuk empat keponakan kecilnya.

BACA JUGA :  Abu Janda Berulah Puji Aktivis NU Sebut Hamas Teroris

Perang Gaza yang bermula dari serangan Hamas ke Israel, kini telah berujung pada kehancuran total bagi rakyat Palestina.

Hingga kini, situasi di Jalur Gaza masih mencekam, dengan ancaman serangan yang bisa datang kapan saja. Idul Fitri di Palestina kembali berubah menjadi hari berkabung.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru