Pamer Foto Reuni, Jokowi Dikuliti Netizen Raja Drama: “Harusnya ke-40, Bukan 45”

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi saat menghadiri reuni Fakultas Kehutanan UGM yang ke-45 (X/Twitter)

Jokowi saat menghadiri reuni Fakultas Kehutanan UGM yang ke-45 (X/Twitter)

Zonafaktualnews.com – Presiden ke-7 RI, Jokowi, kembali menjadi sorotan publik usai mengunggah foto kebersamaannya dalam acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam unggahan yang dibagikan di media sosial, Jokowi tampak hadir bersama sejumlah rekan satu angkatan. Alih-alih menuai pujian, postingan Jokowi justru dikuliti oleh netizen.

Salah satu yang paling disorot adalah tulisan pada baliho di latar belakang foto yang menyebut acara itu sebagai “Reuni ke-45 Angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, berdasarkan informasi yang beredar luas, Jokowi diketahui mulai kuliah di UGM pada tahun 1980 dan lulus pada 1985.

BACA JUGA :  Jokowi Minta Pengendalian Inflasi Harus Detail

Sejumlah netizen pun mempertanyakan logika perhitungan reuni ke-45, yang dinilai tidak sejalan dengan kronologi akademik pada umumnya.

“Kalau Bapak masuk UGM tahun 1980 dan lulus tahun 1985, kemudian reuni pertama dilakukan tahun 1986, bukankah seharusnya tahun 2025 ini adalah reuni ke-40? Bukan ke-45,” ujar seorang netizen, Minggu (27/7/2025)

Komentar tersebut sontak menjadi bola salju. Banyak netizen lainnya menyebut reuni tersebut hanyalah “drama politik”, penuh sandiwara, dan sarat pencitraan di tengah sorotan publik mengenai keaslian ijazah Jokowi.

BACA JUGA :  Sahroni Sebut Aksi Jokowi Upload Serdik Sespimmen Polri Tak Elok untuk Publik

“Drama apalagi ini Pak Jokowi? Bertobatlah. Sudahi kebohongan ini biar hati Anda tenang,” timpal warganet.

“Yang lain pakai baju biru, dia pakai baju putih. Ngroso spesial yo koe?” sindir akun lainnya.

“Tunjukkan ijazah asli ke publik, jangan fotokopian. Gak usah keliling-keliling pamer reuni,” sahut akun lain dengan nada geram.

Salah satu komentar bahkan menyematkan gelar “raja drama” pada Jokowi, menyindir gaya komunikasi yang dinilai lebih mengedepankan pencitraan ketimbang transparansi.

BACA JUGA :  Dituduh Tutupi Fakta Akun Fufufafa, Anonymous Seret Budi Arie ke Skandal Judi Online

“Numpang reuni pun bangga. Buktikan ijazahmu kalau asli ke publik, bukan pamer numpang reuni orang. Mungkin di rezim Prabowo Anda bisa lolos dari jerat hukum karena pandai membonekakan Prabowo. Tapi ingat, ada rezim setelah Prabowo yang bisa menjerat Anda,” kritik tajam netizen lainnya.

Hingga kini, belum ada klarifikasi dari pihak Istana maupun panitia reuni terkait perhitungan “reuni ke-45” yang ramai dipertanyakan publik.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru