Nahas, Perempuan di Makassar Teriak Kesakitan Usai Leher Tertancap Busur Nyasar

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video – Seorang perempuan muda di Makassar teriak kesakitan usai lehernya tertancap busur nyasar.

Tangkapan layar video – Seorang perempuan muda di Makassar teriak kesakitan usai lehernya tertancap busur nyasar.

Zonafaktualnews.com – Seorang perempuan muda menjadi korban busur panah di leher belakang saat hendak makan bakso di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (22/9/2025).

Korban, yang belum diketahui identitasnya, terlihat mengenakan kaos putih sambil menangis dan menjerit kesakitan dikelilingi warga. Busur panah tertancap di bagian leher belakangnya.

“Otakku…,” lirih korban sambil menahan rasa sakit, “sambil nangis, dan teriak takutkah sambil menahan rasa sakit,” begitu suara korban terdengar dalam video yang beredar.

Dari informasi yang diterima, korban merupakan warga Kelurahan Lembo, sementara busur yang mengenai lehernya diduga nyasar dan dilepaskan dari arah Kelurahan Layang.

“Pergi makan bakso, na di busur. Warga Lembo kena busur dari Layang,” tulis pesan yang beredar terkait insiden tersebut.

Perempuan itu kemudian dibawa oleh warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kejadian ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat beberapa kelompok di Tallo sebelumnya telah terlibat perselisihan yang kerap memuncak menjadi tawuran.

BACA JUGA :  Gegara Taruhan Bola Rp 2.000, Remaja Tallo Bentrok, Polisi Turun Tangan

Sehari sebelumnya, bentrokan antarwarga pecah di Kelurahan Layang antara warga Layang dan Lorong 148, Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 07.00 Wita.

Bentrokan berlangsung ricuh, warga saling menyerang menggunakan batu, petasan, dan busur, hingga satu unit mobil terbakar.

Polisi dari Polsek Tallo dan Polrestabes Makassar diterjunkan untuk menenangkan situasi dengan total 35 personel, terdiri dari 15 personel Polsek dan 20 personel Polrestabes.

BACA JUGA :  SEKAT-RI Mengutuk Aksi ‘Penyerangan’ 2 Penyidik Polsek Tallo Bar-bar

Kapolsek Tallo, Kompol Syamsuardi, menyatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab bentrokan dan belum ada warga yang diamankan.

“Belum ada laporan resmi terkait korban, kami masih mendalami kasus ini,” ujarnya.

Warga berharap aparat keamanan lebih tegas menindak pelaku bentrokan antarkelompok agar kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak membahayakan masyarakat yang tidak terlibat.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru