Jokowi Dipuji Selevel Nabi, Ferdinand: Justru Harus Diseret ke Meja Hijau

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ferdinand Hutahaean dan Jokowi (Foto Kolase)

Ferdinand Hutahaean dan Jokowi (Foto Kolase)

Zonafaktualnews.com – Pernyataan kontroversial dari kader PSI, Dedy Nur Palakka, yang menyebut Jokowi layak menyandang status nabi, langsung memicu respons keras dari Ferdinand Hutahaean.

Mantan politisi PDIP itu menyebut ucapan Dedy sebagai bentuk pemujaan berlebihan yang merusak nalar dan menyesatkan publik.

“Jadi, ini nalarnya sudah rusak Dedy Nur Palakka ini. Overkultus dan itu menyesatkan ke masyarakat,” ujar Ferdinand, Jumat (13/6/2025).

Ferdinand menegaskan bahwa Presiden ketujuh RI tersebut sama sekali tidak layak disandingkan dengan status kenabian.

Menurutnya, justru Jokowi seharusnya diproses secara hukum atas berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi selama masa pemerintahannya.

“Jokowi itu tidak pantas sebagai seorang nabi, justru harus diseret ke meja hijau karena dianggap patut diduga melakukan banyak pelanggaran dan penyimpangan,” tegasnya.

BACA JUGA :  KPK Didesak Segera Tahan Hasto dan Periksa Megawati

Ia bahkan menyinggung laporan dari OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project), sebuah lembaga investigasi internasional, yang pernah menempatkan nama Jokowi sebagai salah satu finalis pemimpin dunia terkorup.

“OCCRP memasukkan Jokowi sebagai finalis pemimpin terkorup di dunia. Itu saja sudah cukup menjelaskan bahwa dia sama sekali tidak layak diagung-agungkan seperti nabi,” tambah Ferdinand.

Sebelumnya, Dedy Nur Palakka dalam unggahan di platform X menyatakan bahwa Jokowi memenuhi syarat sebagai nabi.

BACA JUGA :  Dinilai Gagal, Faisal Basri Harap Disegerakan Pemakzulan Jokowi

Dedy menggambarkan Jokowi sebagai sosok sederhana dan rendah hati.

“Jadi nabi pun sebenarnya beliau ini sudah memenuhi syarat, cuma sepertinya beliau menikmati menjadi manusia biasa dengan senyum selalu lebar ketika bertemu dengan rakyat,” tulis Dedy.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru