Imam Katolik Terkemuka Masuk Islam

Minggu, 5 Maret 2023 - 17:19 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Imam Katolik Terkemuka Masuk Islam

Pastor Hilarion Heagy setelah masuk Islam bernama Said Abdul Latif (Foto/twitter)

Zonafaktualnews.com –  Seorang imam Katolik terkemuka asal Amerika Serikat Pastor Hilarion Heagy, telah masuk Islam.

Keputusannya menjadi mualaf bagi Heagy bukan berpindah keyakinan, melainkan kembali ke Islam dan seperti pulang ke rumah

Heagy yang tinggal di Kalifornia sebelumnya menganut Ortodoks Rusia, bergabung dengan Gereja Ortodoks Antiokhia sekitar 2003, sebelum berangkat pada tahun 2007 dan beralih ke Gereja Katolik Timur.

Dia lulus dari Biara Kebangkitan Suci di St Nazianz di Wisconsin untuk menjadi pendeta Katolik Bizantium dan baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mendirikan Biara Kristen Timur di California.

Namun, dalam unggahan blognya sendiri, Heagy yang sekarang dikenal sebagai Said Abdul Latif berkata setelah puluhan tahun merasa tertarik pada Islam dalam berbagai tingkatan dan akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam.

“Karena saya telah memeluk Islam, maka saya harus pergi karena selama ini saya tinggal di biara Katolik. Seseorang tidak bisa menjadi pastur, pendeta dan Muslim secara bersamaan,” ujar dia.

Heagy yang kini lebih dikenal sebagai Abdul Latif menjelaskan bahwa menjadi mualaf adalah tentang pertobatannya adalah tentang kembali ke timur dan kembali ke identitas asalnya. Hal tersebut menurut dia sesuai dengan firman Allah SWT surat Al Araf ayat 172,

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا ۛ أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَافِلِينَ

(Ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam, keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap diri mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami melakukannya) agar di hari Kiamat kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya kami lengah terhadap hal ini.”

“Karena alasan inilah para mualaf sering tidak berbicara banyak tentang berpindah keyakinan, tetapi menyebutnya dengan kata ‘kembali’ ke Islam, sebuah  keyakinan asal kita. Sebuah proses panjang untuk Kembali,” tulis dia dalam blognya.

BACA JUGA :  Drama Saling Menggertak Berakhir, Iran dan AS Akhirnya “Ngopi Darat” Bahas Nuklir

Menanggapi tulisan dalam blog tersebut, sebuah artikel baru-baru ini oleh Catholic.com berjudul “Perjalanan Sedih ‘Pendeta Muslim.’

Berita tentang penerimaan mantan pendeta itu terhadap Islam juga mendapat reaksi beragam di media sosial, dengan umat Islam menyambutnya ke dalam iman dan beberapa orang Kristen menghukumnya karena murtad.

“Sejak berita keislaman saya sekarang resmi dipublikasikan, kotak masuk pesan saya penuh dan telepon saya berdering.

Saat ini tidak mungkin untuk berbicara dengan semua orang dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan kepada saya. Waktu saya terbatas.

Belum lagi, ini sedikit melelahkan selama 48 jam terakhir. Tapi kemuliaan bagi Tuhan atau segalanya,” ujar Heagy, yang sekarang juga menggunakan nama Muslim barunya, Said Abdul Latif, menulis di sebuah postingan di Medium pada (20/2/2023). 

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, Kepala Biara Damian Higgins dari Biara Transfigurasi Suci di Kalifornia, mengidentifikasi Heagy sebagai Troy Heagy, mengatakan dia mengunjungi biara sebagai Fr Hilarion tahun lalu.

BACA JUGA :  Kebohongan AS Terkuak, Ahmadinejad yang Diklaim Tewas Ternyata Masih Hidup

Higgins mengatakan, Heagy sebelumnya telah diikat menjadi seorang biarawan dan ditahbiskan sebagai imam dari Gereja Ortodoks Rusia di Luar Rusia (ROCOR).

Dia melayani dengan setia di Biara Ortodoks Rusia selama bertahun-tahun sampai dia berusaha menyatukan dirinya dalam Komunitas Katolik Timur di Wisconsin.

“Dia datang untuk tinggal bersama kami dengan maksud untuk mendirikan komunitas biara di Texas.  Dia bukan anggota resmi persaudaraan kami, dan dia juga tidak menerima pendidikan dari Uskup Benediktus Eparkial kami.

Dia baru saja mengungkapkan melalui media sosial bahwa dia memiliki ketertarikan pada tradisi sufi Islam sejak 20 tahun lalu,” kata Higgins menjelaskan. 

Sebelumnya, Heagy dikenal sebagai seorang penganut kristen yang taat. Bahkan, dia pun menjadi sosok teladan bagi umatnya.

Michael Lofton, pendiri saluran apologetika Katolik, Reason & Theology, mengatakan dia berbicara dengan Heagy baru-baru ini pada November lalu dan dia telah membahas pendirian sebuah biara di Kalifornia.

Sebelumnya, Lofton bertemu dengan Heagy ketika keduanya membahas untuk membangun sebuah tempat ibadah di Kalifornia.

“Saya sangat bersemangat tentang itu, karena kita membutuhkan lebih banyak biara Katolik Timur.  Jadi saya sangat bersemangat tentang itu, ”kata Lofton.

BACA JUGA :  Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Namun, masalah itu merupakan pembicaraan terakhir yang dilakukan keduanya sebelum Heagy memeluk Islam. Bahkan, dia pun tidak mendengar langsung mengenai kabar Heagy telah memeluk Islam.

Dia pun hampir tidak percaya dengan kabar yang didengar dari orang lain. Lofton mengakui bahwa Heagy merupakan sosok yang dikagumi.

“Saya sangat, sangat sedih dan berduka atas ini karena ini terkait dengan seseorang yang saya kenal secara pribadi dan saya juga mengagumi dan sangat sedih melihat ini,” kata dia.

Heagy, bagaimanapun, telah secara terbuka menulis tentang kembalinya dia dari agama Kristen di Medium dengan nama Muslim angkatnya sejak Oktober lalu.

Dalam kisahnya itu, dia mengatakan bahwa dia telah lama berminat pada tradisi sufi Islam sejak 2003 sambil menjalani kehidupan pencarian spiritual yang intens.

“Saat ini saya adalah seorang imam di Gereja Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.  Seorang pendeta ‘tradisional’. Mungkin Anda bisa mengatakan ‘Tradisionalis’,

Tetapi istilah itu memiliki beberapa konotasi dan beban yang tidak diinginkan. Saat ini, saya sedang dalam semacam cuti semi-pribadi sementara pengaturan praktis kepindahan saya ke Islam sudah final,” tulisnya pada 4 Oktober 2022.

Editor : Isal

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Berita Terbaru