Ijazah Jokowi Bikin Heboh Lagi, Beathor Singgung Lokasi di Pasar Pramuka

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi senior PDIP, Beathor Suryadi (Ist)

Politisi senior PDIP, Beathor Suryadi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Beathor Suryadi, politisi senior PDIP, kembali mengangkat isu lama soal keaslian ijazah Jokowi.

Dalam pernyataan terbarunya, Beathor menyebut sebuah tempat tak biasa—Pasar Pramuka, Jakarta—sebagai lokasi yang diduga menjadi titik awal pembuatan ulang dokumen penting milik Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Beathor kepada wartawan pada Jumat, 13 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, cetakan dokumen ijazah itu digunakan saat Jokowi mencalonkan diri dalam Pilgub DKI Jakarta 2012, dan bukan berasal dari masa pendidikan sebenarnya.

BACA JUGA :  Beda Nasib, Mahasiswi ITB Ditangkap, Fufufafa Tak Terjamah

Beathor bahkan merinci bahwa proses pencetakan dilakukan oleh sejumlah nama yang dikenal dekat dengan Jokowi, seperti David, Anggit, dan Widodo.

Mereka disebut bekerja sama dengan kader PDIP DKI Jakarta untuk melengkapi syarat administrasi pencalonan.

“Koordinasinya di rumah kawasan Cikini, dan cetaknya di pojokan Pasar Pramuka,” ucapnya.

Yang mengejutkan, kata Beathor, adalah pengakuan Andi Widjajanto—mantan Gubernur Lemhannas—yang disebut pernah melihat langsung dokumen tersebut saat proses verifikasi internal pada Pilpres 2014.

BACA JUGA :  Rocky Gerung Tanggapi Curhat Jokowi di Pidato Kenegaraan

Namun saat itu, Andi belum menyadari bahwa dokumen tersebut bukan asli, melainkan hasil cetak ulang tahun 2012.

Keanehan lain yang disorot Beathor adalah keseragaman foto pada setiap jenjang pendidikan Jokowi.

Menurutnya, hal itu menimbulkan kecurigaan kuat.

“Semua ijazah fotonya sama. Ini tidak biasa,” ungkapnya.

Beathor berharap Andi Widjajanto bersedia memberikan klarifikasi secara terbuka agar persoalan ini tidak menjadi beban sejarah ke depan.

BACA JUGA :  Tantangan Untuk Yusril Ihza Mahendra

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan tersebut.

Pihak Istana maupun PDIP belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan terbaru dari Beathor ini.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru