Dua Kelompok di Makassar Pecah lagi, Sejumlah Rumah Terbakar, Satu Warga Tewas

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah rumah terbakar di kawasan Pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Sejumlah rumah terbakar di kawasan Pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Zonafaktualnews.com  – Tawuran antar kelompok kembali pecah di kawasan Pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (18/11/2025) siang.

Insiden ini merupakan kelanjutan dari bentrokan yang terjadi sehari sebelumnya, Senin malam (17/11/2025), yang menelan korban jiwa.

Seorang warga bernama Sutte alias Civas (40) tewas diduga akibat terkena peluru senapan angin. Kematian Civas memicu ketegangan baru di antara kelompok yang bermusuhan.

Pada Selasa siang, dua kelompok yang terlibat. Kelompok Sapiria dan Kelompok Borta kembali bentrok.

Keduanta saling menyerang menggunakan benda tumpul hingga busur panah. Suasana di sekitar pekuburan pun memanas dan tak terkendali.

Di tengah kekacauan, api mulai menjalar ke rumah warga. Sejumlah bangunan terbakar sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

BACA JUGA :  Rumah Terbakar Usai Sorot Kasus, Wartawan dan Keluarga Tewas

Petugas Damkar Kota Makassar terus berjibaku memadamkan api agar kobaran tidak meluas ke permukiman lain.

Sementara itu, aparat gabungan TNI–Polri disiagakan untuk mencegah bentrokan susulan dan menenangkan warga yang masih diliputi rasa cemas.

Aparat juga tengah mendata kerugian serta memastikan apakah ada korban tambahan dari rangkaian bentrokan dua hari tersebut.

BACA JUGA :  Setahun Pasca Serangan Gaza, Hizbullah Lancarkan Rudal ke Israel

Hingga kini, situasi di kawasan Pekuburan Beroanging masih dalam pantauan ketat aparat karena potensi konflik lanjutan dinilai masih tinggi.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru