Bukan Sekadar Sunnah, Puasa Syawal Ternyata Bisa Cegah Penyakit Berbahaya

Kamis, 3 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Puasa Syawal bukan hanya sekadar ibadah sunnah yang bernilai pahala besar, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dalam ajaran Islam, berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah menyelesaikan puasa Ramadan dianalogikan seperti berpuasa selama satu tahun penuh.

Namun, di balik keutamaannya dalam perspektif agama, ada manfaat kesehatan yang bisa memberikan perlindungan dari berbagai penyakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puasa Syawal dan Detoksifikasi Tubuh

Selama Ramadan, tubuh telah beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur. Namun, setelah Idul Fitri, konsumsi makanan sering kali menjadi tidak terkendali.

Makanan berlemak, bersantan, dan tinggi gula bisa membebani sistem pencernaan.

BACA JUGA :  HMPV Tidak Mematikan, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik

Puasa dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi secara alami dengan memberikan waktu bagi organ pencernaan untuk beristirahat dan mengeluarkan zat-zat berbahaya dari dalam tubuh.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian dari University of Osaka, Jepang, menunjukkan bahwa puasa selama beberapa hari dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.

Saat seseorang berpuasa selama enam hari, jumlah sel darah putih meningkat secara signifikan, yang berarti daya tahan tubuh menjadi lebih kuat terhadap berbagai penyakit infeksi, termasuk flu dan infeksi saluran pernapasan.

Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Studi yang dilakukan oleh University of Southern California bekerja sama dengan institut kanker di Milan menemukan bahwa puasa intermiten, seperti yang dilakukan dalam puasa Syawal, dapat membantu mengatur kadar gula darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL).

BACA JUGA :  HMPV Tidak Mematikan, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik

Dengan demikian, puasa Syawal berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Mengurangi Risiko Diabetes

Puasa membantu tubuh meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti tubuh dapat mengelola kadar gula darah dengan lebih baik.

Dengan puasa, lonjakan gula darah yang sering terjadi setelah Idul Fitri dapat dikendalikan, sehingga mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Mencegah Penuaan Dini dan Penyakit Degeneratif

Penelitian juga menunjukkan bahwa puasa dapat mengaktifkan proses autophagy, yaitu mekanisme pembersihan sel yang rusak dan menggantinya dengan sel baru yang lebih sehat.

BACA JUGA :  HMPV Tidak Mematikan, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik

Ini membantu mencegah penuaan dini serta penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Puasa Syawal, Ibadah yang Menyehatkan

Dengan berbagai manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah, puasa Syawal bukan hanya soal menambah pahala, tetapi juga menjadi cara alami untuk menjaga kesehatan tubuh.

Oleh karena itu, bagi umat Muslim yang ingin mendapatkan manfaat spiritual sekaligus fisik, puasa Syawal adalah pilihan tepat untuk diterapkan setiap tahun.

Semoga dengan menjalankan puasa sunnah ini, kita tidak hanya mendapatkan keberkahan, tetapi juga tubuh yang lebih sehat dan kuat dalam menghadapi berbagai penyakit.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru