Bukan Pejabat, Bebek Duluan Tinggal di IKN! Netizen: “Ternak Mulyono Udah Mapan”

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Tangkapan Layar Video Instagram @pr4sety0bhagas Video Bebek di IKN

Foto Kolase : Tangkapan Layar Video Instagram @pr4sety0bhagas Video Bebek di IKN

Zonafaktualnews.com – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan kondisi terbaru IKN. Namun, kali ini bukan soal infrastruktur atau kunjungan pejabat, melainkan pemandangan bebek dan angsa terlihat bebas berkeliaran di sekitar kawasan Istana Negara IKN.

Fenomena ini diunggah oleh akun TikTok @paniyantoid dan menjadi viral setelah diumumkan ulang oleh akun Instagram @syauqizuhdi.

Dalam video tersebut, belasan ekor bebek tampak asyik berjalan-jalan di kawasan yang seharusnya menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan Ibu Kota Nusantara, tapi Ibu Kota Bebek,” sindir salah satu netizen di kolom komentar. Senin (10/2/2025).

BACA JUGA :  Jokowi Dulu Ledek Hambalang, Kini Giliran IKN yang Kena Karma Mangkrak

Tak sedikit warganet yang menganggap hal ini sebagai bentuk ironi terhadap proyek IKN yang hingga kini masih dibahas perkembangannya.

Bahkan ada yang menyebut bahwa bebek lebih dulu menghuni IKN dibandingkan para pejabat.

“Pejabat masih wacana pindah, bebek udah mapan duluan,” tulis akun @d fa_a rul.

“Luar biasa! Ternak Mulyono sudah tinggal di IKN, sementara pejabat masih melakukan survei lokasi,” ujar akun @y**ok yang langsung menuai banyak respon setuju.

Istilah “Ternak Mulyono” sendiri muncul sebagai guyonan netizen terhadap kondisi IKN yang masih sepi dari aktivitas pemerintahan, namun justru menjadi tempat hidup bagi hewan-hewan seperti bebek dan angsa.

BACA JUGA :  Proyek IKN di Ujung Tanduk Terancam Terbengkalai

Beberapa netizen pun berspekulasi, jika begini terus, bisa jadi nanti yang pertama kali menikmati fasilitas di IKN bukan pejabat, melainkan hewan ternak.

“Jangan-jangan nanti gubernur pertama IKN bukan manusia, tapi kepala suku bebek,” canda salah satu pengguna media sosial.

Sebelumnya, proyek IKN kembali menjadi sorotan setelah adanya kabar pemblokiran anggaran untuk tahun 2025.

Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, sempat mengungkapkan bahwa anggaran untuk pembangunan IKN tahun ini diblokir, seiring dengan pemangkasan anggaran di Kementerian PUPR sebesar Rp 81,38 triliun.

BACA JUGA :  Jokowi Klaim IKN Terhijau, NASA Tunjukkan Kerusakan Ekosistem

Kondisi ini semakin memperkuat spekulasi bahwa pembangunan IKN berpotensi manngkrak. Bahkan, beberapa waktu lalu, muncul video Bandara VVIP IKN yang berisi kumpulan udara dan lumpur akibat curah hujan tinggi.

Di tengah penampilannya tersebut, kemunculan bebek di kawasan IKN justru menjadi hiburan tersendiri bagi warganet.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang berwenang terkait keberadaan unggas di kawasan IKN.

Namun, satu hal yang pasti, bebek telah menjadi penghuni pertama di megaproyek yang digadang-gadang sebagai masa depan Indonesia.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru