Zonafaktualnews.com – Kecerdasan buatan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) bernama LISA atau Lean Intelligent Service Assistant kini tidak dapat digunakan usai menyebut Jokowi bukan alumni.
Jawaban AI LISA UGM tersebut terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, LISA menjawab pertanyaan “Jokowi alumni UGM” dengan informasi yang tidak konsisten.
LISA menyebut Jokowi bukan alumni, namun juga mengatakan bahwa ia pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM dan “tidak lulus”.
Video itu pun menyebar di tengah ramainya isu dugaan ijazah palsu yang sedang dibahas publik.
Usai video tersebut viral, layanan LISA mendadak tidak bisa diakses dan muncul pesan pada layar sistem,
“Halo, saya LISA. Saat ini layanan sedang ditingkatkan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik. Terima kasih telah menunggu. LISA akan segera kembali,” tulis pesan tersebut yang tertera di layar AI LISA.
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menjelaskan bahwa LISA merupakan aplikasi AI internal yang dikembangkan UGM bersama Botika.
“LISA merupakan bagian dari program komprehensif UGM University Services,” ujarnya.
I Made Andi Arsana menambahkan bahwa basis data LISA hanya berisi informasi internal UGM terkait akademik, kemahasiswaan, dan administrasi, serta tidak memuat data pribadi.
“Basis data LISA terbatas. Ia tidak memuat data pribadi,” terangnya.
Di media sosial, banyak netizen ikut menanggapi. Seorang pengguna menulis bahwa LISA seperti langsung “dipecat” dari kampus.
“AI LISA langsung dipecat dari UGM tanpa pesangon. Baru juga launching AI pun dikriminalisasi hehe,” kata netizen, Minggu (7/12/2025).
“Kondisi LISA dikunci sementara oleh kampus dan statusnya sebagai “tahanan virtual,” timpal netizen lainnya.
Komentar lainnya berbunyi, “Nasib apes LISA, baru soft launching sudah harus dirumahkan karena jawabannya dianggap ngawur,” kata netizen lain.
Ada pula yang berkomentar, “Justru LISA menjawab dengan jujur,” kata netizen.
Komentar lainnya juga bermunculan, seperti, “Risiko jadi robot jujur, nasibnya bisa sama seperti rakyat,” kata netizen.
Ada yang menulis, “Aduh LISA kamu terlalu jujur, bikin UGM malu,” ujar netizen.
Pengguna lain mengatakan, “UGM bisa saja mengelak, tapi LISA tidak,” kata netizen.
Ada pula yang menimpali, “Apakah AI LISA akan dilaporkan Jokowi bersama ternak-ternaknya?” ujar netizen lainnya.
Kendati begitu, pihak UGM menegaskan bahwa penghentian sementara layanan LISA bukan karena tekanan politik maupun kontroversi yang berkembang, melainkan untuk evaluasi teknis agar sistem dapat bekerja lebih akurat dan sesuai standar informasi kampus.
Pihak kampus memastikan layanan ini akan kembali diaktifkan setelah proses perbaikan selesai.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok





















