961 Kepala Daerah Terpilih Akan “Dilatih Tentara” Selama 7 Hari di Magelang

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Kirab 961 Kepala Daerah dari Monas menuju Istana Merdeka

Prosesi Kirab 961 Kepala Daerah dari Monas menuju Istana Merdeka

Zonafaktualnews.com – Sebanyak 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Pelantikan ini mencakup gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, serta wali kota-wakil wali kota yang akan menjabat untuk periode 2025-2030.

Usai pelantikan, para kepala daerah ini akan mengikuti program pelatihan selama 7 hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menggembleng mental dan fisik para kepala daerah agar siap menjalankan tugas sebagai abdi rakyat.

Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan, “Kita akan bertemu dalam retret yang diselenggarakan oleh Menteri Dalam Negeri di Magelang. Saya akan bertemu saudara-saudara di sana, dan mudah-mudahan saudara-saudara akan kuat digembleng. Bagi yang ragu-ragu, dipersilakan untuk mundur,” kata Prabowo.

BACA JUGA :  Tak Mau Dianggap Remeh, Prabowo Tegaskan Tolak Jadi Cawapres Ganjar

Pernyataan Presiden tersebut disambut dengan tekad bulat oleh para kepala daerah yang menyatakan kesiapan mereka untuk mengikuti pelatihan.

Prabowo juga mengingatkan bahwa sebagai kepala daerah, mereka adalah pelayan rakyat yang harus bekerja demi kepentingan rakyat.

“Saudara-saudara dipilih oleh rakyat, artinya saudara adalah abdi rakyat. Tugas saudara adalah membela, menjaga, dan berjuang untuk perbaikan hidup rakyat. Itulah tanggung jawab kita,” tegasnya.

Pelatihan di Akmil Magelang ini diharapkan dapat membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh dan disiplin bagi para kepala daerah.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa para pemimpin daerah mampu menghadapi tantangan dan menjalankan tugasnya dengan integritas serta dedikasi tinggi.

BACA JUGA :  Prabowo Jamin Kebutuhan Pokok Tetap Bebas PPN hingga Tahun Depan

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 15/P/2025 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025-2030.

Kemudisan eputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025 dan Nomor 100.2.1.3-1719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Kabupaten dan Kota hasil Pilkada Serentak 2024.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menorehkan sejarah baru dengan melantik 961 kepala daerah untuk masa jabatan 2025-2030 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Pelantikan ini awalnya diperkirakan akan diikuti oleh jumlah kepala daerah yang genap. Namun, angka tersebut menjadi ganjil setelah Wakil Bupati Ciamis meninggal dunia sebelum prosesi pelantikan.

BACA JUGA :  GAN Nyatakan Dukungan Penuh terhadap 8 Agenda Utama Presiden Prabowo

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya , diikuti dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) untuk gubernur dan wakil gubernur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) untuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.

Presiden Prabowo kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti secara serentak oleh seluruh kepala daerah yang dilantik.

“Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan segala undang-undang dan peraturan secara selurus-lurusnya, serta berbakti masyarakat kepada, nusa, dan bangsa.”

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru