Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA

Ilustrasi Wapres Gibran Ukir Sejarah Indonesia (Visual AI)

Zonafaktualnews.com – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait keabsahan kualifikasi pendidikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terus memetik kritik pedas dari berbagai elemen masyarakat.

Kendati putusan tersebut secara formal-hukum mengamankan kedudukan sang Wapres, substansi persidangan dinilai telah menelanjangi kejanggalan administrasi yang fatal di hadapan publik.

Ketua Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB), Muh Darwis, menyindir keras hasil akhir persidangan MK tersebut.

Menurutnya, sikap MK yang menolak gugatan diskualifikasi tak lebih dari sekadar manuver “cuci tangan” demi menjaga stabilitas politik, meski secara tak langsung fakta persidangan justru membuka kebohongan yang selama ini ditutupi dari publik.

BACA JUGA :  Sidang Perdana di MK, AMIN Minta Pilpres 2024 Diulang

“Kita harus mengakui, secara hukum MK memang menolak gugatan itu untuk menghindari kekosongan kekuasaan. Tapi di sisi lain, persidangan ini berhasil menelanjangi kebohongan tersebut secara terbuka,” ujar Muh Darwis saat memberikan keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Muh Darwis menegaskan, vonis MK tersebut menjadi catatan kelam yang menempatkan Gibran pada rekor baru dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia.

“Gibran ini mencetak rekor sejarah sebagai Wapres pertama di Indonesia yang menduduki kursi kekuasaan tanpa memiliki syarat kualifikasi ijazah SMA yang sah. Putusan MK mungkin memberi perlindungan hukum hari ini, tetapi stempel cacat etika dan kebohongan administrasi itu sudah mengunci legitimasi moralnya secara permanen,” tegas Darwis.

BACA JUGA :  Temuan BPK di RS UPT Vertikal Makassar Jadi Alarm Bahaya, KPK Jangan Diam

Lebih lanjut, F-KRB menilai keberadaan Gibran di pucuk pimpinan nasional sebagai bentuk ironi besar.

Dengan latar belakang keluarga yang berkecukupan dan akses kekuasaan yang melimpah dari sang ayah, mantan Presiden Jokowi, dugaan manipulasi aturan administrasi demi memuluskan jalan politik dianggap sebagai krisis integritas yang tak termaafkan.

“Sangat ironis, mereka sama sekali tidak kekurangan uang untuk mengakses pendidikan terbaik di mana pun. Namun yang menjadi masalah utama adalah krisis etika dan kejujuran dasar. Jabatan itu mungkin bisa diamanatkan lewat kompromi hukum dan perlindungan mantan presiden, tapi kepercayaan serta penghormatan dari rakyat tidak bisa dipaksakan,” pangkasnya.

BACA JUGA :  MK Putuskan Pemilu Tetap dengan Sistem Proporsional Terbuka

F-KRB mengingatkan bahwa meski posisi Wapres aman dari segi aturan teknis, beban cacat legitimasi moral ini akan terus membayangi perjalanan pemerintahan dan menjadi batu sandungan politik yang tak akan bisa dihapus dari ingatan publik menuju kontestasi mendatang.

(Id Amor)

Berita Terkait

MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?
Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”
Tambang Emas Ilegal di Bone Bolango Dilibas, Bos-Pengawas Dijebloskan ke Sel
Suket Gibran Disebut Hasil Manipulasi, Buni Yani Desak MK Diskualifikasi
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri
Komplotan Geng Motor “Bocil” Dicokok Polisi Usai Bunuh Mahasiswa di Makassar
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:28 WITA

MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:08 WITA

Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:07 WITA

Tambang Emas Ilegal di Bone Bolango Dilibas, Bos-Pengawas Dijebloskan ke Sel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:14 WITA

Suket Gibran Disebut Hasil Manipulasi, Buni Yani Desak MK Diskualifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi

Berita Terbaru