Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral memperlihatkan langit berwarna merah pekat di wilayah Shark Bay, Australia Barat saat fenomena badai debu yang dipicu Topan Tropis Narelle

Tangkapan layar video viral memperlihatkan langit berwarna merah pekat di wilayah Shark Bay, Australia Barat saat fenomena badai debu yang dipicu Topan Tropis Narelle

Zonafaktualnews.com – Fenomena langit berwarna merah pekat yang terlihat menyeramkan terjadi di wilayah Australia Barat.

Peristiwa alam yang tidak biasa tersebut terlihat di kawasan Shark Bay pada 27 Maret 2026, saat Topan Tropis Narelle mendekati wilayah pesisir.

Warga setempat sempat dihebohkan dengan perubahan warna langit yang mendadak menjadi merah gelap seperti darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena tersebut terjadi sebelum siklon menghantam wilayah Australia Barat dan sempat terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.

BACA JUGA :  Heboh! Jubir Morowali “Ngebor” Bareng Pria China, Video Syur Diburu Netizen

Menurut penjelasan ahli meteorologi dari Bureau of Meteorology, perubahan warna langit tersebut disebabkan oleh badai debu yang terbawa angin kencang dari siklon.

Angin kuat mengangkat debu dari daratan yang kering dan mengandung zat besi, lalu menyebarkannya ke atmosfer hingga mencapai wilayah pesisir seperti Shark Bay.

“Narelle mengangkat debu dari lanskap dan mendorongnya ke wilayah seperti Shark Bay,” ujar meteorolog Jessica Lingard.

Partikel debu berwarna kemerahan yang beterbangan di udara kemudian memengaruhi penyebaran cahaya Matahari.

BACA JUGA :  Pria Bersorban Bawa Tongkat Dikejar Warga Usai Kepergok Cium Bocah di Soppeng

Saat cahaya Matahari melewati partikel debu tersebut, warna merah menjadi lebih dominan sehingga langit terlihat merah pekat, terutama saat pagi atau sore hari.

“Angin kencang, tanah kering, dan kondisi yang tepat menciptakan fenomena ini,” jelasnya.

Fenomena ini memang tergolong jarang terjadi karena membutuhkan kombinasi kondisi tertentu, seperti angin sangat kencang, tanah kering, serta jumlah debu yang cukup banyak di udara.

Meski terlihat dramatis dan menyeramkan, fenomena langit merah tersebut sebenarnya tidak berbahaya secara langsung.

BACA JUGA :  Heboh! Pejabat PPK BPTD Sulut Tertangkap Basah Nikah Siri dengan Mahasiswi

Kendati demikian, debu yang terbawa angin dapat memengaruhi kualitas udara dan mengurangi jarak pandang.

Partikel debu halus juga berpotensi berdampak pada kesehatan, terutama bagi orang yang memiliki gangguan pernapasan.

Sementara itu, Topan Tropis Narelle sendiri tergolong badai yang cukup langka karena jalurnya yang tidak biasa.

Badai ini bahkan tercatat sebagai sistem cuaca pertama dalam lebih dari 20 tahun yang melintasi beberapa wilayah Australia dalam satu perjalanan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Sempat Pamer Mesra, Selebgram Clara Shinta Bongkar Borok Suami “Mokondo”
Heboh, Hujan Es Guyur Lembah Napu di Poso, Warga Rekam Fenomena Langka
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Oknum Ekspedisi di Makassar Serang Balik Bongkar Dugaan Skandal Istri dengan ASN
Kuasa Hukum Wabup Gowa Bantah Punya Utang Miliaran ke Pengusaha Konstruksi
Kepergok Tiduri Istri Orang, Oknum Ustaz di Karawang Babak Belur Dihajar Warga
Heboh, Oknum Ekspedisi dan Wanita Bercadar di Makassar Kepergok Selingkuh
Viral Video 7 Menit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Link dari Kebun ke Dapur Diburu Netizen

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:14 WITA

Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:03 WITA

Sempat Pamer Mesra, Selebgram Clara Shinta Bongkar Borok Suami “Mokondo”

Senin, 30 Maret 2026 - 09:54 WITA

Heboh, Hujan Es Guyur Lembah Napu di Poso, Warga Rekam Fenomena Langka

Senin, 30 Maret 2026 - 08:12 WITA

Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:51 WITA

Oknum Ekspedisi di Makassar Serang Balik Bongkar Dugaan Skandal Istri dengan ASN

Berita Terbaru