Ketum Parpol Besar Dilaporkan Usai Aniaya Wanita Muda hingga Trauma Psikis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 04:22 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ketum Parpol Besar Dilaporkan Usai Aniaya Wanita Muda hingga Trauma Psikis

Pengacara Kondang, Sunan Kalijaga mendampingi klienya saat menjenguk di Rumah Sakit (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kasus penganiayaan yang melibatkan seorang Ketua Umum (Ketum) partai politik besar tengah mengguncang jagat media, setelah pengacara ternama, Sunan Kalijaga, melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.

Tuduhan yang mencengangkan ini muncul setelah seorang wanita muda berusia 27 tahun, yang hingga kini identitasnya dirahasiakan, mengaku menjadi korban kekerasan fisik dan psikis dari ketum tersebut selama setahun terakhir.

Menurut keterangan Sunan Kalijaga, korban mengalami kekerasan yang brutal—pukulan, tendangan, dan benturan kepala yang meninggalkan trauma mendalam.

Akibatnya, korban harus dirawat intensif di rumah sakit, dengan luka memar di beberapa bagian tubuh seperti paha, betis, dan dagu. Tak hanya luka fisik, korban kini juga menderita trauma psikis yang serius.

BACA JUGA :  Kepergok Selingkuh, Suami Tendang Istri Saat Hamil 6 Bulan

“Tadi malam kami resmi melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Klien kami, seorang wanita muda, telah mengalami kekerasan yang sangat serius dari seorang tokoh besar dalam dunia politik,” ujar Sunan Kalijaga, Jumat (4/10/2024).

Sunan menambahkan bahwa kekerasan yang dialami korban mencapai puncaknya baru-baru ini, hingga ia memutuskan melarikan diri dari pelaku. Korban kemudian mendapat bantuan dari keluarganya yang segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

BACA JUGA :  Tak Terima Pacar Diremas, Pria Gowa Tewas Dihajar di Makassar

Meski kasus ini telah resmi dilaporkan, identitas ketum parpol yang terlibat masih dirahasiakan. Namun, spekulasi di kalangan netizen dan publik terus berkembang, dengan beberapa nama besar di dunia politik mulai diperbincangkan.

Pegiat media sosial dan dokter vokal, Tifauzia Tyassuma, ikut memberikan komentar atas berita ini melalui akun X-nya, @DokterTifa.

“Astaghfirullah, siapa lagi ini? Ketua partai menganiaya wanita selama setahun? Pasti laki-laki, kan, bukan perempuan. Siapa saja ketum partai yang laki-laki?” cuitnya, dikutip pada Minggu (6/10/2024).

Dalam unggahannya, Tifa bahkan menyebut beberapa nama Ketua Umum partai laki-laki yang ada di Indonesia, seperti Bahlil, Surya Paloh, Prabowo, Cak Imin, Zulhas, AHY, hingga Kaesang, seraya mengajak netizen untuk menebak siapa tokoh yang terlibat dalam skandal ini.

BACA JUGA :  Cekcok Berujung Penganiayaan, Anak Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi

Meski demikian, Sunan Kalijaga memastikan bahwa ia akan terus memperjuangkan hak-hak kliennya dan mengawal kasus ini hingga ke pengadilan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA
MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?
Suket Gibran Disebut Hasil Manipulasi, Buni Yani Desak MK Diskualifikasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran

Berita Terbaru