Bedhaya Gandrungmanis Kembali Menari, Rekonstruksi dari Naskah Abad ke-19

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penari muda sedang berlatih Tari Bedhaya Gandrungmanis di sebuah pendopo terbuka. Mereka mengenakan kain tradisional Jawa dan menampilkan gerakan khas Bedhaya, bagian dari persiapan pementasan Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis.

Penari muda sedang berlatih Tari Bedhaya Gandrungmanis di sebuah pendopo terbuka. Mereka mengenakan kain tradisional Jawa dan menampilkan gerakan khas Bedhaya, bagian dari persiapan pementasan Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis.

Zonafaktualnews.com – Pementasan Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis, sebuah reaktualisasi tari berdasarkan naskah kuno, akan digelar di Ruang Serba Guna Lt. 4 Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 Oktober 2025, pukul 13.00–16.00 WIB.

Pementasan ini ditata oleh Naufal Anggito Yudhistira dengan iringan musik dari UKM Karawitan Sekar Widya Makara UI.

Pertunjukan bertajuk Langen Mataya Bedhayan Gandrungmanis ini mengusung semangat revitalisasi dan penggalian tari Jawa klasik gaya Surakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tari yang ditampilkan merupakan hasil penelitian disertasi Naufal Anggito Yudhistira di Universitas Indonesia (UI) terkait Bedhaya Gandrungmanis, sebuah tari yang telah lama punah.

Tari Bedhaya Gandrungmanis pertama kali diciptakan atas prakarsa Pangeran Adipati Hangabehi, kemudian dibesut ulang ketika ia bertakhta sebagai Sunan Pakubuwana VIII di Keraton Surakarta Hadiningrat. Tari ini terakhir terlacak pada 1973 dalam bentuk yang sudah disederhanakan.

Bedhaya Gandrungmanis mengangkat kisah Panji Jayakusuma atau yang populer disebut Panji Mbedhah Bali. Ceritanya berfokus pada Panji Asmarabangun yang menyamar sebagai kesatria Klana Jayakusuma dan mengabdi di Kerajaan Ngurawan.

Ia diutus untuk menaklukkan Bali, hingga terjadilah pertempuran besar antara pasukan Ngurawan dan Bali.

Pertarungan klimaks terjadi antara Klana Jayakusuma melawan Prabu Jayalengkara, raja Bali.

Jayalengkara berhasil dikalahkan dan berubah wujud menjadi Dewi Sekartaji, kekasih Panji Asmarabangun yang lama hilang. Kisah ini berakhir bahagia ketika keduanya kembali bersatu setelah lama terpisah.

Rekonstruksi dari Naskah Kuno

Rekonstruksi tari Bedhaya Gandrungmanis didasarkan pada berbagai naskah kuno dari pertengahan abad ke-19 hingga awal abad ke-20, serta tradisi lisan.

Pementasan ini juga melibatkan para penari dan pemusik muda, sebagai upaya mengenalkan kembali khazanah kesenian Jawa klasik kepada generasi penerus.

Melalui pementasan ini, penyelenggara berharap dapat menghadirkan kembali kekayaan seni klasik yang telah hilang, memajukan naskah kuno sebagai objek pemajuan kebudayaan, serta memperkenalkan cerita Panji yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Kontributor : Lasman Simanjuntak
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”
Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:30 WITA

Oknum Pembiayaan Moladin di Sulsel Diduga Tipu Nasabah Lewat Skema “Dana Sinta”

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Jumat, 23 Januari 2026 - 01:33 WITA

PN Sinjai Kabulkan Praperadilan Kasus Laka Lantas, SP3 Polantas Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru