KisSA UIN Alauddin Gelar Pameran Seni di Perpustakaan Gowa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

KisSA UIN Alauddin Gelar Pameran Seni di Perpustakaan Gowa

KisSA UIN Alauddin Makassar menggelar pameran dan workshop seni bertema Heterotopia di Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, Gowa

Zonafaktualnews.com – “Saya selalu menyarankan mahasiswa agar menyemarakkan ruang-ruang perpustakaan. Sebab, hari ini perpustakaan jadi ruang-ruang sunyi,” demikian kata Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, Prof Dr Barsihannor.

Prof Barsihannor memuji kolaborasi antara Komunitas Seni Adab (KisSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin, Makassar, dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan yang menggelar Pameran Seni bertema Heterotopia.

Pameran Seni dan Workshop itu diadakan di Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, Jalan Kenanga Nomor 12, Kelurahan Bonto-Bontoa, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Jumat-Ahad, 18-20 Juli 2025.

Lewat pameran ini diharapkan akan menghidupkan aktivitas perpustakaan milik DPK Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Kampus itu, kata Prof Barsihannor, butuh dukungan dari pemangku kepentingan terkait. Termasuk kegiatan seni oleh mahasiswa, perlu disupport dan ditingkatkan.

Apalagi komunitas ini bukan organisasi struktural. Sehingga, meski mengadakan kegiatan dari nol, dengan dana terbatas, tapi mereka tetap kreatif dan mampu menghadirkan karya-karya membanggakan yang patut diapresiasi.

Guru Besar dalam bidang Ilmu Filsafat Islam itu lalu menyinggung tema Pameran Seni ini. Katanya, Heterotopia itu bisa dimaknai seperti era post-truth di mana kebenaran tidak berbasis data tapi berbasis opini.

BACA JUGA :  Masjid Ashabul Jannah Gelar Salat Idul Adha Perdana di DPK Sulsel

“Kondisi yang kita alami sekarang ini, sudah diingatkan oleh Nabi Muhammad saw sejak 14 abad lalu,” jelas Prof Barsihannor yang juga dikenal sebagai mubalig itu.

Dikatakan, KisSA ini lahir sejak tahun 2000an dan telah melakukan regenerasi sehingga masih eksis hingga kini. Diakui bahwa komunitas ini sudah memberikan dampak positif bukan saja secara akademik dan bagi kampus UIN Alauddin. Namun juga memberikan manfaat bagi setiap mahasiswa yang akan menjalani profesi di berbagai bidang, termasuk cendekiawan, seniman, dan budayawan.

Kepala UPT Perpustakaan, DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Kaharullah, SE, MM, mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan perpustakaan dengan kegiatan-kegiatan kreatif dan edukatif.

“Melalui kegiatan pameran seni seperti ini bisa memberi kabar tentang keberadaan Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang yang pernah berjaya,” kata Kaharullah.

Disampaikan bahwa DPK Provinsi Sulawesi Selatan punya beberapa gedung layanan yang bisa digunakan. Salah satunya, Perpustakaan Provinsi di Jalan Sultan Alauddin. Sepanjang dinding temboknya bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan ekspresi berupa mural terkait literasi.

BACA JUGA :  Pabrik Uang Palsu di Kampus UIN Makassar Digerebek, Oknum Dosen dan Staf Terlibat

Rusdin Tompo, penulis dan pegiat literasi, yang diminta pandangannya terkait Pameran Seni yang diadakan KisSA, juga memuji semangat mahasiswa dalam berkesenian. Pameran seni ini wujud implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Sebagai Koordinator Perkumpulan Penulis SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan, dia mengatakan aktivitas seni seperti ini butuh dinarasikan dan dipublikasikan.

Sebagai bagian dari ekosistem kesenian dan literasi, dia mengajak KisSA, termasuk Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin, untuk berkolaborasi.

Ketua Umum Komunitas Seni Adab (KisSA), Abdullah Lail, mengatakan komunitas ini mencakup kegiatan seni rupa, teater, puisi, tari, dan musik.

Tema heterotopia, kata dia, merupakan cara mereka menyuarakan kondisi terhadap ruang yang memiliki makna dan fungsi. Pilihannya pada perpustakaan karena dianggap dapat dijadikan sebagai sarana menggelar pameran seni rupa dan wokrshop.

Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) Adab dan Humaniora, Saldi, yakin dan percaya bahwa tema Heterotopia berangkat dari pembacaan Komunitas Seni Adab (KisSA) terhadap situasi sekarang. Kegiatan pameran ini, menurutnya, menunjukkan gerakan seni eksis di kalangan mahasiswa.

BACA JUGA :  Dalih Bantu Skripsi, Staf UIN Alauddin Hajar Pantat Belasan Mahasiswa

“Ada kecenderungan tindakan represif terhadap ekspresi seni. Padahal tidak boleh seenaknya menafsirkan sendiri bentuk ekpresi seni yang disuarakan kalangan seniman,” imbuhnya.

[19/7, 08.38] Pak Rusdin Tompo: Dayat, mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin, merupakan salah satu partisipan dalam pameran ini. Perupa ini menyertakan 15 lukisannya, yang bergaya surealis, kubisme, dan absrak.

“Bagus ini kegiatan di perpustakaan. Karena perpustakaan bukan cuma untuk baca buku tapi bisa untuk pameran dan diskusi biar ada nuansa humanioranya,” ujarnya.

Pameran seni rupa dengan kurator Andi Nurhidayat, yang juga mahasiswa ini, menampilkan 50 lukisan dari 8 perupa. Selain pameran seni rupa, juga diadakan workshop teater, workshop seni rupa, dan workshop suku kata.

Penanggung Jawab Perpustakaan Abdurrasyid Daeng Lurang, Shafar, mempersilakan mahasiswa untuk memanfaatkan tempat dan fasilitas perpustakaan.

“Kami selalu siap berkolabirasi dengan mahasiswa, komunitas, dan pegiat literasi lainnya,” pungkasnya

(RT/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Si Manja Kembali Rapat, Dg Sutte Puas Dijepit
Tiga Oknum Anggota DPRD Surabaya Diciduk Pesta Ekstasi di Hotel Mewah
Lapas Rasa Villa Diratakan Ditjen PAS, DPR Minta Jangan Hilangkan Jejak
DPO Tewas Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Uji Rantai Komando Polda Sulsel
APAK dan GRH Desak Kejari Periksa Ketua KONI Makassar Terkait Hibah
DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:29 WITA

Si Manja Kembali Rapat, Dg Sutte Puas Dijepit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:45 WITA

Tiga Oknum Anggota DPRD Surabaya Diciduk Pesta Ekstasi di Hotel Mewah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:14 WITA

Lapas Rasa Villa Diratakan Ditjen PAS, DPR Minta Jangan Hilangkan Jejak

Rabu, 30 September 2026 - 17:16 WITA

DPO Tewas Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Uji Rantai Komando Polda Sulsel

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WITA

APAK dan GRH Desak Kejari Periksa Ketua KONI Makassar Terkait Hibah

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Si Manja Kembali Rapat, Dg Sutte Puas Dijepit

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:29 WITA