Kasus Korupsi Jalan Sabbang–Tallang, Prabowo Ditantang Menindak Kadernya

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:51 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kasus Korupsi Jalan Sabbang–Tallang, Prabowo Ditantang Menindak Kadernya

Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Garda Revolusi Rakyat (GERAK) Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di Flyover dan Kejati Sulsel.

Zonafaktulanews.com – Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Garda Revolusi Rakyat (GERAK) Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di Flyover dan Kejati Sulsel, Jl. A.P. Pettarani, Makassar.

Massa membawa sejumlah tuntutan terkait penuntasan kasus proyek Jalan Sabbang-Tallang yang bernilai Rp55,6 miliar.

“Kehadiran kami adalah untuk menyuarakan penuntasan kasus yang merugikan negara Rp7,4 miliar. Di antaranya ada aliran dana Rp4 miliar yang disebut dalam persidangan ke salah satu pihak yang telah 4 kali mangkir dari pemanggilan,” ungkap Nawir, Ketua GERAK Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/2/2026).

Seperti diberitakan, perkembangan kasus proyek Jalan Sabbang-Tallang hingga saat ini telah ditetapkan 7 orang terdakwa oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar.

BACA JUGA :  Prabowo Tolak Jadi Cawapres Ganjar, PDIP Sebut Tak Ada Kawin Paksa

“Dalam persidangan, terungkap fakta bahwa salah satu Wakil Ketua DPRD Sulsel saat proyek tersebut dikerjakan menerima aliran dana Rp4 miliar dengan 2 kali penerimaan. Pertama Rp1,5 miliar, yang kedua Rp2,5 miliar melalui stafnya atas nama Andi Fajar alias Undu. Namun saat ini, tidak ada kejelasan terkait statusnya selaku orang yang paling berpotensi menjadi tersangka baru dalam kasus tersebut,” tambahnya.

Menurut Nawir, yang merupakan Ketua Umum HMI Gowa Raya periode 2023–2024, keterlibatan semua pihak dalam kasus tersebut harus diusut tuntas tanpa pandang bulu.

BACA JUGA :  Prabowo Disebut-sebut Bakal Pinang Cak Imin Sebagai Wapres ?

“Tidak peduli bahwa yang bersangkutan adalah kader partai presiden, atau karena sedang duduk di kursi empuk kekuasaan sebagai wakil kepala daerah. Hukum tetap harus diperlakukan sebagaimana mestinya. Jangan tebang pilih. Jangan runcing ke bawah, tetapi tumpul ke atas.”

“Jika komitmen rezim Prabowo Subianto adalah menindak korupsi sampai ke akar-akarnya, maka kami menantang agar menindak kadernya yang disebut dalam fakta persidangan tapi selalu mangkir dari pemanggilan hingga 4 kali. Kami secara tegas menyampaikan bahwa hukum tidak boleh berhenti karena menyentuh lingkar kekuasaan. Hukum harus berjalan tanpa memandang jabatan,” tambahnya.

Setelah aksi di Flyover, massa aksi bergerak ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan memasang spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Sabbang-Tallang, Usut Semua yang Disebut dalam Fakta Persidangan”.

BACA JUGA :  Jokowi Dituding Berupaya Kudeta Senyap Prabowo dan Ambil Alih Kendali TNI

“Tadi kami menyerahkan pernyataan sikap resmi kami kepada petugas yang ada di Kejati. Kami menyampaikan agar disampaikan kepada pimpinan di Kejati Sulsel. Karena dalam waktu dekat, kami akan kembali menyuarakan aspirasi yang sama, usut tuntas kasus korupsi Jalan Sabbang-Tallang,” tutup Nawir.

 

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pria Beristri Berebut Cinta Janda di Kendal, Duel Berdarah Berakhir Pindah Alam
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa
Gudang Sabu Berkedok Salon di Makassar Digerebek Polisi, 4 Orang Diciduk
Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat
Perang Kelompok Rajawali vs Kokolojia di Makassar Pecah, 1 Pemuda Tewas