Iran Tiru Taktik Rusia, Lukisan 3D Helikopter Berhasil “Prank” Rudal Israel

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:51 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Iran Tiru Taktik Rusia, Lukisan 3D Helikopter Berhasil “Prank” Rudal Israel

Rekaman udara memperlihatkan rudal Israel menghantam objek yang menyerupai helikopter di sebuah pangkalan di Iran. Belakangan, analis pertahanan menduga target tersebut hanyalah lukisan helikopter 3D di atas aspal yang dibuat sebagai decoy untuk mengecoh serangan udara Israel. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Perkembangan terbaru dalam ketegangan antara Israel Defense Forces (IDF) dan Iran menjadi perbincangan luas usai sebuah video serangan udara yang dirilis Israel menuai ejekan.

Rekaman yang beredar pada Jumat (6/3/2026) memperlihatkan rudal presisi menghantam objek yang diklaim sebagai helikopter Mi-17 milik Iran.

Sejumlah analis pertahanan menilai objek tersebut kemungkinan bukan helikopter sungguhan, melainkan lukisan anamorfik tiga dimensi yang dibuat di permukaan aspal.

Dalam video tersebut, IDF menyebut telah menghancurkan aset udara penting milik Iran. Ledakan terlihat tepat mengenai objek yang menyerupai helikopter.

Akan tetapi, setelah rekaman dianalisis lebih lanjut oleh pengamat militer independen dan komunitas open-source intelligence, muncul kejanggalan pada objek yang diserang.

Baling-baling helikopter tampak tidak bergerak sama sekali dan tidak terlihat puing atau kerusakan struktural setelah ledakan terjadi.

Analis pertahanan independen, Patricia Marins, mengungkapkan kemungkinan bahwa target tersebut hanyalah gambar helikopter yang dilukis di landasan.

BACA JUGA :  Propaganda Israel Hasut Biden Sebut Hamas Penggal Kepala Anak-anak

Menurutnya, teknik lukisan anamorfik dapat menciptakan ilusi optik sehingga objek tampak nyata jika dilihat dari sudut tertentu, terutama dari udara.

“Dari perspektif drone atau pesawat tempur, lukisan seperti ini bisa terlihat sangat realistis. Bahkan dalam beberapa kondisi, sensor termal dapat terkecoh oleh kontras warna cat di permukaan aspal,” tulis Marins dalam unggahannya di platform X.

Metode penipuan visual semacam ini bukan hal baru dalam konflik modern. Beberapa analis menilai Iran kemungkinan meniru pendekatan yang sebelumnya digunakan oleh Rusia dalam perang di Ukraina.

Sejak 2023, militer Rusia dilaporkan melukis gambar pesawat tempur, sistem pertahanan udara, hingga kendaraan militer di berbagai lokasi terbuka untuk menipu pengintaian satelit dan drone lawan.

Strategi tersebut bertujuan memancing serangan terhadap target palsu, sehingga lawan menghabiskan amunisi mahal tanpa mengenai aset militer sebenarnya. Dalam konteks konflik Iran-Israel, pendekatan serupa dinilai cukup efektif sebagai bagian dari taktik perang asimetris.

BACA JUGA :  Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran memang menghadapi gelombang serangan udara yang menargetkan fasilitas militer, basis pertahanan udara, serta infrastruktur yang diduga terkait program rudal.

Menurut sejumlah laporan media regional, pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) diduga mulai menggunakan berbagai bentuk umpan visual, termasuk lukisan helikopter, pesawat, dan sistem rudal di sejumlah lokasi strategis.

“Jika benar itu lukisan decoy, maka Iran berhasil memanfaatkan trik sederhana untuk menguras rudal presisi yang nilainya bisa mencapai jutaan dolar per unit,” kata seorang pengamat militer Timur Tengah yang dikutip oleh media regional.

Di media sosial Iran, sebagian pengguna bahkan menyebut insiden tersebut sebagai “kemenangan murah” bagi Teheran.

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi independen yang memastikan bahwa objek dalam video tersebut benar-benar hanya lukisan.

BACA JUGA :  Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Sementara itu, pihak IDF belum memberikan tanggapan langsung terhadap spekulasi tersebut. Militer Israel hanya menyatakan bahwa operasi mereka tetap menargetkan “aset militer aktif” yang dianggap mengancam keamanan negaranya.

Fenomena penggunaan umpan visual ini menunjukkan bagaimana konflik modern tidak hanya mengandalkan teknologi canggih, tetapi juga kreativitas dan taktik sederhana.

Dalam situasi perang asimetris, strategi berbiaya rendah seperti ilusi optik dapat menjadi alat efektif untuk menyeimbangkan kekuatan di medan konflik.

Di tengah saling tuding dan meningkatnya intensitas serangan, ketegangan antara Iran dan Israel masih jauh dari mereda.

Kedua pihak terus meningkatkan kesiapsiagaan militer, memicu kekhawatiran bahwa konflik regional dapat berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru