Din Syamsuddin Dukung Rocky Minta Moeldoko Tak Usah Tunjukkan Kekuasaan

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 07:12 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Din Syamsuddin Dukung Rocky Minta Moeldoko Tak Usah Tunjukkan Kekuasaan

Din Syamsuddin/Net

Zonafaktualnews.com – Din Syamsuddin mendukung penuh Rokcy Gerung atas kritikan terhadap pemerintah.

Menurut Din, pernyataan Rocky Gerung tersebut merupakan kritikan hal yang wajar. Dia menilai respons Moeldoko terlalu berlebihan.

Terlebih lagi menyebut Rocky Gerung sebagai robot tak berhati.

“Rocky Gerung, sebagai warga negara dan cendekiawan, memiliki hak dan kewajiban untuk mengkritik Pemerintah termasuk Presiden,

Seyogyanya para pejabat, termasuk KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko tidak usah bereaksi apalagi menunjukkan kekuasaan.

Lebih baik mereka mawas diri, mengevaluasi apakah kritik Rocky Gerung benar atau salah?,” kata Din, Kamis (3/8/2023).

Din meminta Pemerintah termasuk Moeldoko tidak alergi terhadap kritikan Rocky Gerung.

Menurutnya, Pemerintah harusnya bisa mengoreksi diri tidak menunjukkan arogansi dan dapat diselesaikan dengan dialog.

BACA JUGA :  Politikus PDIP Tak Ikhlas Jokowi dan Gibran Beralih ke Prabowo

“Kalau dibalas bahwa Rocky Gerung adalah robot tak berhati, nanti dapat dibalik apakah para pejabat itu berotak dan berhati sehingga alergi terhadap kritik.

Atau mereka patut diduga terbelenggu oleh syahwat kekuasaan, karena sedang menikmati kekuasaan itu.

Pernyataan KSP Moeldoko bahwa beliau akan memasang badan terhadap Presiden hanyalah ekspresi adu otot, bukan adu otak.

Si alam demokrasi sebaiknya dikembangkan adu otak, dalam dialog bila perlu debat,” ujarnya.

Lebih jauh, Din menyebut, Pemerintah saat ini sudah menyimpang dari UUD 1945.

Dia lalu mengajak berbagai pihak untuk dialog menilai pernyataan yang disampaikan Rocky Gerung benar atau tidak.

“Saya dan banyak rakyat warga negara bersepakat dengan kritik Rocky Gerung terhadap Pemerintah termasuk Presiden yang sudah kebablasan menyimpang dari UUD 1945.

Ayo berdiskusi apakah itu benar atau tidak? Bahwa frasa dari pengamat ke pengamat berbeda dalam menyimpulkan penyimpangan rezim adalah ciri pribadi masing-masing,” imbuhnya.

Din lalu mengingatkan, bahwa para pejabat dan pemangku kekuasaan memiliki amanat dari rakyat. Mereka juga digaji dari uang rakyat yang harusnya juga membela kepentingan rakyat.

BACA JUGA :  Dugaan Nepotisme, Jokowi, Anwar, Gibran dan Kaesang Dilaporkan ke KPK

“Sebaiknya para pemangku amanat dan kekuasaan bersungguh-sungguh mengemban amanat, ingat mereka menerima gaji yang berasal dari uang rakyat, 

Maka harus berpihak kepada rakyat. Janganlah alergi terhadap kritik, dan setiap kritik dianggap serangan terhadap pribadi, lupa bahwa diri mereka terikat dengan jabatan,” bebernya.

Terakhir, Cendekiawan Muslim ini menilai langkah sejumlah pihak yang melaporkan Rocky Gerung ke polisi berlebihan.

BACA JUGA :  Rocky Gerung Sebut Kasus Hasto Adalah Cara Jokowi Balas Dendam ke Megawati

Menurutnya, banyak pihak yang akan mendukung Rocky Gerung.

“Saya berkeyakinan reaksi apalagi mengadukan Rocky Gerung ke kepolisian justru akan semakin menambah simpati dan dukungan terhadap Rocky Gerung. Kalau Jenderal Moeldoko akan pasang badan bagi atasannya, maka banyak dari kami termasuk saya akan pasang otak untuk Rocky Gerung.

Saya akan berada di samping Rocky Gerung, dan akan mengajak rakyat untuk mendukungnya. Bismillah,” tandasnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa
Indonesia Terancam Digugat Malaysia, Imbas Kabut Asap Karhutla Makin Parah
Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom